Pol PP Kesulitan Tertibkan PKL

 270 total views,  2 views today

Ilustrasi Pol PP

Ilustrasi Pol PP

PALEMBANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Palembang, kesulitan untuk menertibkan Pedagang kaki lima (PKL) yang biasa mangkal di sejumlah pasar tradisional di Kota Palembang.

Kepala Sat Pol PP Kota Palembang, Tatang DK Direja menyebut, penertiban terhadap PKL rutin dilakukan. Namun setelah ditertibkan, mereka kembali menggelar lapak dagangannya di tempat semula. “Hari ini kita tertibkan, besoknya mereka kembali menggelar dagangannya,” keluh Tatang, kemarin.

Namun tegas Tatang, Sat Pol PP tidak akan bosan melakukan penertiban. Dalam waktu dekat ia memastikan, akan kembali melakukan penertiban. Ini sebut Tatang disebabkan banyak keluhan yang diterima Sat Pol PP dari masyarakat, terhadap maraknya PKL khususnya di pasar-pasar tradisional.

“Banyak masyarakat mengeluh ke kita tentang keberadaan PKL tersebut, sebab keberadaan PKL itu sering menimbulkan kemacetan misalnya di PKL di Pasar 16 Ilir, Cinde, 10 Ulu dan PKL di pasar-pasar tradisional lainnya,” sebut Tatang.

Menurut dia, keberadaan PKL tersebut memang sering menyebabkan kemacetan. Karena mereka sering menggelar lapak dagangan dibadan jalan, sehingga jalan semakin menyempit. Sat Pol PP terangnya, sudah memperingatkan dan menghimbau pedagang untuk tidak menggelar lapak dagangannya dibadan jalan. Tetapi himbauan itu tidak dipedulikan, PKL pun sebutnya tetap membandel.

“Karenanya saat penertiban  nanti, kami tidak lagi memberikan toleransi kepada mereka. Jika melanggar, lapak dagangannya akan kami angkut ke kantor. Sebab mereka sudah sangat meresahkan, padahal sudah diberikan kelonggaran agar berdagang diatas pukul 15.00 WIB tetapi tidak dipedulikan,” ungkapnya kesal.

Tatang menyebut, tindakan tegas ini dilakukan Sat Pol PP agar Kota Palembang tidak sembrawut sehingga bisa menghilangkan keindahan kota. Keberadaan PKL itu sebutnya, juga mengurangi nilai Kota Palembang untuk meraih Adipura kencana. “Kami berharap PKL, tidak melanggar aturan,” tukasnya.

 

TEKS          : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 

 

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster