Tunggakan PDAM Tirta Musi Terbanyak di SU

 376 total views,  2 views today

PALEMBANG – Manajemen PDAM Tirta Musi mengeluhkan masih banyaknya pelanggan, yang menunggak membayar tagihan rekening air bersih. Direktur Operasional PDAM Tirta Musi, Andi Wijaya menyebut, setidaknya 25 persen dari total pelanggan masih menunggak membayar tagihan rekening air bersihnya.

Menurut Andi, pelanggan yang terbanyak menunggak membayar tagihan rekening air bersihnya itu berada di kawasan Seberang Ulu (SU). “Bulan ini, banyak libur. Saat ini pelanggan yang membayar tagihan, baru sekitar 85 persen. Biasanya diakhir bulan, pelanggan baru berbondong-bondong untuk membayar,” kata Andi yang dibincangi, kemarin.

Ia menghimbau kepada semua pelanggan, untuk membayar tagihan rekening air bersihnya tepat waktu. Menurutnya, PDAM akan bertindak tegas kepada pelanggan jika tidak membayar tagihan tersebut. Sanksinya berupa denda sebesar 10 persen dari total tagihan biaya pemakaian.

“Jika tidak membayar juga, kita terpaksa akan memutuskan aliran air bersihnya untuk sementara. Tetapi jika tunggakannya, sudah sampai tiga bulan maka akan diputuskan secara permanen dengan mencabut meteran yang telah dipasang,” terangnya.

Untuk pelanggan yang telah diputuskan secara permanen, masih bisa kembali memasang dengan syarat melunasi semua tunggakan. Ia juga menjelaskan, untuk memudahkan pelanggan membayar tagihan rekening air bersihnya, PDAM akan tetap membuka loket-loket pembayaran walau pun di hari libur.

Andi menyebutkan, loket-loket pembayaran yang tetap beroperasional di hari libur adalah, Unit Rambutan di Jalan Rambutan, Unit KM IV di Jalan Jenderal Sudirman, Unit 3 Ilir di Jalan Yos Sudarso, Unit Seberang Ulu (SU) II di Jalan Mayjen Ryacudu.

Kemudian Unit Sako Kenten di Jalan Musi Raya, Unit Kalidoni di Jalan Residen A Rozak, Unit Karang Anyar di Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara, Unit Alang-Alang Lebar (AAL) di Jalan Jenderal Sudirman, Unit SU I di Jalan Ki Marogan dan Booster Seberang Ulu di Jalan A Yani.

“Loket tersebut dibuka dari pukul 07.30 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Kami harapkan bagi pelanggan yang belum membayar, untuk segera membayar di unit terdekat yang sengaja dibuka waktu libur tersebut,” ujarnya.

Untuk memudahkan pelanggan membayar tagihan rekening air bersihnya, PDAM juga bebernya melakukan jemput bola. Menurutnya, ada petugas PDAM yang mendatangi rumah-rumah pelanggan, jika ingin membayar tagihannya di rumah.

“Cara ini lebih efektif, dibandingkan pelanggan harus datang ke loket pembayaran. Karena untuk datang ke loket, kebanyakan pelanggan sedikit malas disebabkan padatnya jadwal pekerjaan mereka,” tukasnya.

 

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster