Pembinaan K3 di Muba Diakui Nasional

 265 total views,  2 views today

Bupati Muba H Pahri Azhari menerima penghargaan pembina K3 dari Kemenakertrans RI Drs H Muhaimin Iskandar MSi.

Bupati Muba H Pahri Azhari menerima penghargaan pembina K3 dari Kemenakertrans RI Drs H Muhaimin Iskandar MSi.

SEKAYU – Pembinaan terhadap pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kabupaten Musi Banyuasin telah diakui secara nasional. Setidaknya dalam kurun 4 tahun berturut-turut, Bupati Musi Banyuasin H Pahri Azhari menerima penghargaan Pembina K3 dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Pada tahun ini, Bupati Muba H Pahri Azhari menerima penghargaan pembina K3 bersama 28 bupati/walikota dan 15 gubernur se-Indonesia. Penghargaan K3 Tahun 2014 diserahkan Menakertrans RI Drs H Muhaimin Iskandar MSi, Senin malam (26/5), di Bidakara Hotel Jakarta.

Bersamaan juga diserahkan penghargaan kecelakaan kerja nihil (zero accident) kepada 1.223 perusahaan, dan penghargaan Sistem Manajemen K3 (SMK3) kepada 405 perusahaan. Selain itu diberikan pula penghargaan program pencegahan HIV dan AIDS di tempat kerja kepada 54 perusahaan, 3 pemeduli, dan 1 bupati.

“Pemerintah memberikan apresiasi kepada gubernur, bupati/walikota, para pengusaha, pekerja dan masyarakat yang telah melaksanakan K3 dalam setiap kegiatan, sehingga mampu meningkatkan aspek perlindungan, mutu kerja dan produktivitas kerja,” ujar Menakertrans Muhaimin Iskandar.

Sementara itu Bupati Muba H Pahri Azhari usai menerima penghargaan mengatakan, pembinaan pelaksanaan K3 merupakan lintas sektoral. Pembinaannya tidak hanya menjadi tugas pemerintah semata, namun harus didukung oleh semua pihak. Dalam pelaksanaannya perlu diterapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).

“Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus menerus melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada seluruh stake holder terkait dalam pelaksanaan K3. Keterlibatan secara optimal unsur manajemen dan serikat pekerja sangat penting dalam mendorong serta memastikan pelaksanaan K3 serta Sistem Manajemen K3 di perusahaan,” ujar H Pahri Azhari.

Lebih lanjut dijelaskannya, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin juga terus berupaya meningkatkan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan K3 di perusahaan. Selain itu berupaya mengoptimalkan pengawasan terhadapperusahaan agar mematuhi ketentuan terkait pemenuhan kewajiban di  bidang investasi dan ketenagakerjaan.  (ADV)

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster