“Hari terjepit” Pegawai Wajib Ngantor

 292 total views,  2 views today

Ilustrasi

Ilustrasi

INDRALAYA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Ogan Illi nampaknya tidak akan segan-segan menindak tegas jika terdapat Pegawai Negeri Sipil (PNS), di lingkungan Pembak OI yang malas ngantor terkait banyaknya libur nasional.

Hal tersebut ditegaskan Sekeratis Daerah (Sekda), Kabupaten Ogan Ilir, H. Sobli, Senin, kemarin.

“Hari terjepit, atau tanggal merah yang selang sehari kerja dan sehari tidak, banyak yang malas-malasan untuk ngantor. Kita akan cek absen dan akan kita kenai sanksi tegas,” ungkapnya.

Bukan PNS saja, lanjut H. Sobli, baik honorer maupun Tenaga Kerja Sukarela (TKS), pun akan kena sanksi jika tidak ngantor.

“Kami menekankan kepada seluruh pegawai Pemkab Ogan Ilir untuk tetap masuk kerja seperti biasanya. Tanpa terkecuali, lain kalau sakit, dan tidak bisa bekerja. Itupun harus ada surat izin lengkap,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKD) Ogan Ilir, Drs H Darjis mengatakan, absensi tetap akan diberlakukan seperti biasa.

“Tidak boleh ada perwakilan yang mengisi absen, absen harus ditandatangan jelas oleh pegawai yang bersangkutan. Jika ada yang titip absensi, kita akan laporkan kepada atasan dalam hal ini Sekda atau Bupati,” ujarnya.

Ditambahkannya juga, jam kerja kantor dimulai pukul 07.30 Wib – 16.00 Wib untuk Senin-Kamis, dan Jumat pukul 07.30 WIB – 15.45 WIB.

Sekedar informasi, pada Minggu ini terdapat dua tanggal merah, yakni Selasa (27/5), dan Kamis tanggal (29/5) besok.

 

TEKS     : JUNAEDI ABDILLAH

EDITOR    : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster