Delapan Rumah Ludes Terbakar

 202 total views,  2 views today

 

EMPAT LAWANG – Delapan rumah warga yang berada di Desa Seleman Ulu, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, Selasa (27/5) sekitar pukul 12.00 WIB, ludes dilahap si jago merah.

Delapan unit rumah warga ludes terbakar masing-masing milik Sopiyan, Murni, Jais, Yamin, Suki, Mat Nung, Uti serta warung milik Murni. Sedangkan rumah rusak berat, masing-masing milik Sudirman dan milik Diman

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kebakaran tersebut. Namun, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Hingga kini, belum dikehatui pasti penyebab kebakaran tersebut.

 

Si jago merah mengamuk, kali ini setidaknya delapan unit rumah warga Desa Seleman Ulu Kecamatan Muara Pinang Kabupaten Empat Lawang ludes terbakar. Sementara dua unit rumah rusak berat dan beberapa rumah lainnya rusak ringan.

Informasi yang dihimpun., kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 12.00 WIB, dari rumah milik Sopian. Terik matahari sangat panas dan hembusan angin kencang, memudahkan si jago merah merambat ke tujuh rumah lainnya.

Sementara warga sekitar yang mengetahui adanya kebakaran, langsung berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Berselang satu jam, api akhirnya mampu dipadamkan oleh warga, dibantu dua unit mobil pemadam kebakaran (PBK) dari kecamatan Pendopo dan Muara Pinang.

Selain membakar 8 unit rumah, api juga membakar dua unit sepeda motor yang tidak sempat diselamatkan lagi oleh pemiliknya.

“Saat ini kami sedang mendata nama-nama korban, serta menghitung kerugian riil,” ungkap Camat Muara Pinang, Rahmat Riandi dihubungi via seluler, kemarin.

Dirinya meastikan, tidak ada korban jiwa dari peristiwa kebakaran ini. Pihaknya juga belum berani memastikan penyebab dan asal api dari rumah siapa. “Korban jiwa tidak ada, namun asal api dan penyebabnya belum diketahui secara pasti,” kata Rahmad yang turun ke lokasi kebakaran.

Sementara itu, Mulid (45) warga Seleman Ulu mengatakan, dirinya dan warga setempat langsung berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Sedangkan mobil PBK tiba dilokasi kejadian saat api sedang membumbung tinggi.

“Kami panik, langsung mencari sumber air dan mencoba memadamkan api dengan alat seadanya. Hampir satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan oleh warga dibantu PBK,” jelas Mulid.

 

Teks : SAUKANI

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster