Terapkan Pola Hidup Bersih Sejak Dini

 134 total views,  2 views today

PAGARALAM – Kebiasaan hidup bersih wujud kepedulian terhadap lingkungan sekitar, karena kebiasaan ini begitu berarti di dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Untuk itu tanamkanlah kebiasaan hidup bersih sejak usia dini.

“Kita selalu membimbing anak didik agar dapat selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar setiap harinya, baik di sekolah hingga tempat tinggal masing-masing,” ujar Drs HM Thohirun, Kepala Sekolah Alam Pagaralam Al-Djazila, kemarin (23/5).

Dikatakannya, pihak sekolah menerapkan pola ini agar anak didik dapat membiasakan diri dalam hal menjaga kebersihan lingkungan sekolah maupun tempat tinggal masing-masing.

“Kita terus membimbing anak-anak agar dapat selalu meningkatkan kepeduliannya terhadap kondisi lingkungan di sekolah baik menjelang maupun sesudah belajar,” jelasnya.

Lanjutnya, dalam rangka menanamkan pola bersih kepada anak didik, pihaknya selalu memberihkan arahan seperti membuang kertas dan plastik yang ada didalam kelas kedalam tong sampah, termasuk pula membiasakan diri mencuci tangan dan menggosok gigi sebelum dan sesudah kegiatan belajar mengajar.

“Bisa dikatakan langkah ini sebagai daya kreatifitas anak didik agar dapat terbiasa dan peduli terhadap kebersihan lingkungan,” katanya seraya berujar menanamkan kebiasaan hidup bersih yang dimulai sejak dini diyakini dapat mendidik anak hingga terbiasa menjalani pola hidup bersih di dalam kehidupan sehari-hari.

Kendati demikian kata dia, budaya hidup bersih begitu berperan bila ditanamkan sejak anak usia dini dengan dibimbing secara perlahan-lahan hingga menumbuhkan jiwa kepeduliannya terhadap lingkungan sekitar.

“Pola hidup bersih begitu berarti diterapkan kepada anak usia dini, sehingga pembelajaran ini dapat diimplementasikan di dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Disinggung program khas yang menjadi target sekolah, ia mengatakan pihaknya menerapkan pelajaran agama dengan pengenalan huruf Hijaiyah, qiroati, penghapalan doa sehari-hari dan sholat mandiri. Termasuk pula kemapuan berbahasa Inggris, Indonesia dan Arab.

“Selain menerapkan ilmu agama dan bahasa, pihaknya pun selalu membangun jiwa kepemimpinan dengan motode outbond dan pengembangan kewirausahaan secara mandiri,” tegasnya seraya berujar pihaknya pun memberikan kegiatan ekstrakulikuler dalam bentuk seni tari, nasyid, klub melukis dan klub bahasa.

 

TEKS      : ANTONI STEFEN
EDITOR  : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster