Konflik Perbatasan Muaraenim-Palembang, Masyarakat dihimbau Jangan Terprovokasi

 1,360 total views,  2 views today

peta-sumsel

Ilustrasi

PALEMBANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) menghimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi, dengan konflik perbatasan yang terjadi antara Kabupaten Muaraenim dengan Kota Palembang.

Pemerintah desa dan kecamatan juga diminta oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, Mukti Sulaiman, untuk cepat tanggap mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Jangan memprovokasi masyarakat. Karena kadang-kadang masyarakat terprovokasi,” himbau Mukti ketika dibincangi, Jumat (23/5).

Mukti juga menegaskan, pemprov akan memanggil kedua kepala daerah guna membahas penyelesaian tapal batas. Pemasangan patok dalam penentuan tapal batas terang Mukti, mestinya dilakukan secepatnya untuk menyelesaikan konflik persoalan perbatasan.

Dia menambahkan, penegakan tapal batas perlu anggaran. Karenanya sebut Mukti, inilah solusi terbaik menyelesaikan persoalan perbatasan. “Harusnya ada dana dari APBN, APBD provinsi dan APBD kabupaten/kota. Tetapi, yang ada saat ini anggaran provinsi dan kabupaten yang jumlahnya sangat terbatas membuat penyelesaian tapal batas sangat lambat,” terang Mukti.

Menurutnya, konflik perbatasan antara Muarenim-Kota Palembang terletak dalam pembacaan titik koordinat kedua daerah tersebut. “Inikan persoalan koordinasi, bagaimana membaca koordinat. Untuk itu, kami akan panggil dua daerah tersebut, untuk dirapatkan,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Bupati Muaraenim Muzakir Sai Sohar dan Wabup Nurul Aman, dibuat berang dengan “dicaploknya” wilayah mereka oleh Kota Palembang. Orang nomor satu dan dua di Kabupaten Muaraenim itu, kemarin meninjau langsung tapal batas Muaraenim – Palembang, yang diklaim kota Palembang sebagai wilayahnya.

Tapal batas yang dipersoalkan tersebut, berada Dusun VIII Sungai Jangkit, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Muara Belida, Kabupaten Muaraenim. “Bukti otentik di lapangan jelas masuk dalam Kabupaten Muaraenim. Makanya kita akan menghadap Gubernur Sumsel, untuk menyelesaikan masalah tersebut,” tukasnya.

 

TEKS            : IMAM MAHFUZ

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster