Hilang Dua Bulan, Cecep Ditemukan Jadi Tengkorak

 338 total views,  2 views today

ilustrasi

ilustrasi

MARTAPURA – Setelah dua bulan menghilang Cecep (17), warga Jaya Bakti, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT),  ditemukan dalam kondisi mengenaskan di hutan, di wilayah jalan Kota Terpadu Mandiri.

Tubuh Cecep saat ditemukan oleh tukang kayu, hanya tinggal tulang belulang yang berserakan di semak-semak, Jumat (23/5), kemarin.

Diduga Cecep menjadi korban pembunuhan, karena di kepalanya ditemukan bekas luka benda tumpul dan luka bacokan. Diduga juga korban terlebih dahulu dibantai, kemudian dimakan oleh hewan liar atau dimutilasi, karena tulang belulang korban berserakan menjadi enam bagian.

 

Kapolres OKU Timur, AKBP Hengky Wijaya melalui Kapolsek Madang Suku I, AKP Sukarman, Jumat (23/5), mengatakan, korban dugaan kuat telah dibunuh terlebih dahulu.

Menurutnya, kepastian tersebut setelah dari hasil olah visum sementara terdapat luka benda tumbul dan benda tajam.

“Ya, di bagian belakang tengkorak kepala ada bekas hantaman benda tumpul dan beberapa bekas luka bacokan. Tengkorak korban pertama kali ditemukan oleh warga sekitar yang hendak mencari kayu dan kemudian melaporkan masalah ini kepada kades setempat, dan kades melaporkan masalah ini kepada kita,” ungkap.

Pada awalnya tengkorak itu menjadi misteri. Pihaknya kesulitan mengindentifikasi korban, karena hanya tinggal tulang belulang saja. Namun setelah keluarga korban melihat baju, celana dan sandal korban baru misteri itu terkuak.

“Korban memakai celana jeans hitam, baju berwarna merah klub bola Arsenal dan memakai sandal karet. Tengkorak korban terbagi menjadi enam bagian, dengan bagian utama pada tengkorak kepala. Di dekat kepala, terdapat kumpulan tulang rusuk dan punggung. Sementara tulang belakang pinggul, kaki dan selangkangan terpisah-pisah mejadi beberapa bagian,” jelas AKP Sukarman.

Korban sendiri diketahui hilang pada sekitar dua bulan lalu. Terakhir, ia diketahui pergi bersama dengan teman-temannya bermain volly. Ia kemudian pergi setelah menerima telepon dari orang yang tidak dikenal.

“Cecep menghilang menjelang Magrib. Kemudian pergi dijemput oleh orang yang tidak dikenal,” kata salah satu keluarga korban yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, Camat Madang Suku I Basyuni, didampingi Kades Jaya Bakti, Husni, pihak pemerintah setempat mendapat laporan dari kepolisian dan mencocokkan ciri-ciri korban dengan warga yang hilang dari Jaya Bakti.

“Keluarga korban kita beritahu dengan adanya penemuan tersebut, dan setelah dicocokkan ternyata benar korban adalah warga Jaya Bakti, Kecamatan Madang Suku I,” jelasnya.

Saat ini tengkorak korban divisum di Rumah Sakit Umum Daerah Belitang, untuk selanjutnya dilakukan penyelidikan.

 

Teks : Junaedi Abdillah

Editor : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster