Omzet Hotel Griya Serasan Sekundang Turun

 1,159 total views,  2 views today

Ilustrasi

Ilustrasi

MUARAENIM – Hadirnya dua hotel berlebel bintang tiga di Kota Muaraenim, sangat dirasakan dampaknya oleh Hotel Geriya Serasan Sekundang milik Pemkab Muaraenim. Karena omset yang didapatkan jauh menurun, dibandingkan sebelum kedua hotel tersebut beroperasi.

“Sejak hadirnya dua hotel yang telah memulai operasinya sejak beberapa bulan lalu, sangat berdampak sekali terhadap omzet Hotel Griya Serasan Sekundang,” tutur Manager keuangan Hotel Griya Serasan Sekundang H Suman Rasyid kepada Kabar Sumatera, kemarin (22/5).

Diakui Suman, penurunan omzet hotel milik Pemerintah Daerah Kabupaten Muaraenim yang dinaunginya itu, lumayan cukup signifikan, yakni berkisar 30 persen jika dibandingkan pendapatan sebelum kehadiran hotel tersebut.

Ditambahkannya, yang paling sangat dirasakan perubahannya, sejak awal-awal beroperasinya kedua hotel tersebut, sekitar 2 bulan lalu.

“Kalau untuk sekarang kondisinya sudah mulai berangsur mengalami peningkatan. Meskipun kondisinya tidak seperti saat sebelum kehadiran  ke dua hotel tersebut. Mungkin kebanyakan pelanggan hotel kita, banyak yang ingin mencoba hotel yang baru, itu informasi yang kita dapat.  Namun sekarang ada diantara pelanggan kita sudah kembali lagi,” jelasnya

Kedepan, kata Suman, pihaknya akan terus berbenah dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat. Pihaknya akan secepatnya melakukan pembenahan dan penataan disemua sektor,mulai dari fisik/infrastruktur, sumber daya manusia, termasuk pengoptimalan dibidang marketing promosi.

Hal itu dilakukan agar mampu bersaing, apalagi saat ini, perhotelan khusunya di Kota Muaraenim semakin banyak. Apabila tidak menyesuaikan akan tertinggal dan kalah bersaing. Mengingat hotel-hotel yang baru tentu memiliki fasilitas dan menawarkan pelayanan maksimal.

Untuk fasilitas saat ini,dijelaskannya, hotel Griya Serasan Sekundang saat ini memiliki 28 kamar, mulai dari kamar kelas standar hingga vvip dengan harga inap mulai Rp290.000-Rp 1.200.000 per sekali inap,

“Usulan 2014 untuk perluasaan hotel dan penambahan kamar, guna penataan dan penyesuaian sudah kita usulkan ke pihak pemkab”. urai suman,

Dikatakannya lebih lanjut, keberadaan hotel-hotel baru yang sedang berkembang pesat di kota Muaraenim, tentu ada dampak positif dan negatipnya terkhusus bagi Hotel Griya Sersan sekundang. Sebab dengan adanya hotel baru memunculkan persaingan.

Dengan adanya persaingan tentu akan memotivasi masing-masing untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan manajemen agar mampu bersaing, itu salah satu dampak positipnya, terangnya

Sedangkan disegi negatipnya, tentu berpengaruh terhdap penurunan omzet seperti yang dialami saat ini salah satunya. Karena akan terbagi dengan hotel-hotel yang jumlahnya sudah bertambah

“Untuk persaingan tetap secara sehat dengan terus berupaya memaksimalkan agar mampu bersaing, meskipun demikian, sejauh ini, kita juga tetap menjalin kemitraan dengan hotel-hotel yang baru. Semisal beberapa waktu lalu ada tamu yang memesan 40 kamar, mengingat hotel kita tidak mencukupi, maka sebagian kita alihkan ke salah satu hotel yang baru, dengan sistem kerjasama,” tutupnya.

 

Teks : SISWANTO

EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster