Dukung Kelahiran Penulis Muda, Faber-Castell Gelar Lomba Cerpen

 274 total views,  6 views today

 

Ilustrasi Pensil Faber Castel

Ilustrasi Pensil Faber Castell

PALEMBANG – Everyone has a story to tell, ungkapan sederhana ini menjadi alasan bagi seseorang untuk berbagi hal-hal yang menarik, lucu bahkan terkadang tidak menyenangkan. Kegemaran atas berbagi ini pun kini makin berkembang sejalan dengan kemajuan teknologi, diantaranya dengan semakin banyaknya bermunculan para penulis muda Indonesia yang mengusung ceritanya melalui karya diantara novel maupun cerita pendek (cerpen).

Meskipun kebiasaan menulis manual mulai ditinggalkan seiring dengan digitalisasi media, menulis dengan cara manual tidak hanya dapat sekedar bercerita, terkadang sebuah tulisan yang dihasilkan juga bisa menjadi sesuatu yang inspiratif bagi pembacanya,melalui penghayatan yang mendalam dari alur cerita maupun penokohan.

Dalam mendorong kemajuan dunia seni sastra di Indonesia, Faber-Castell untuk kedua kalinya mengadakan lomba menulis cerpen, yang pada tahun ini bertemakan “Best Adventure”.

Area Promotion Supervisor Sumsel Babel, Fauzi mengatakan dukungan untuk memunculkan para penulis muda perlu digiatkan, ditengah masih minimnya perhatian kepada dunia kesastraan di Indonesia, kegiatan ini juga mengulang kesuksesan kegiatan yang sama di tahun 2013 silam, dalam lomba tersebut sedikitnya diikuti 2000 peserta dan pada akhirnya terdapat 11 pemenang yang karyanya diterbitkan dalam sebuah buku cerpen berjudul “LOL” (Loud Out Laugh), yang bergenre komedi.

“Untuk tahun ini akan ada tiga 3 (tiga) kategori umur peserta yakni, kategori 15-20 tahun, kategori 21-30 tahun dan kategori diatas usia 30 tahun dengan hadiah utama berupa uang tunai Rp 7.500.000,-(Juara 1), Rp 5.000.000,-(juara ke-2) dan Rp  2.500.000 (juara ke-3) serta masing-masing Rp  1.000.000 (untuk cerpen terfavorit dan untuk pemenang dengan tulisan terindah),” katanya. Rabu (21/5).

Selain itu, semua karya cerpen pemenang akan diterbitkan dalam sebuah buku, dengan menyertakan karya asli berupa tulisan tangan mereka, ungkap Fauzi.

Ditanya lebih jelas mengenai mekanisme pendaftaran lomba, Fauzi menjelaskan bahwa calon peserta lomba cukup membeli 1 produk pulpen Faber-Castell dan mengunduh kertas untuk menulis di portal www.lombacerpen.com, setelah itu calon peserta dapat memulai membuat karyanya yang bisa merupakan berdasarkan pengalaman asli maupun fiksi, jangan lupa setelah itu mengungah karyanya kembali di www.lombacerpen.com.

“Lomba sendiri akan dimulai dari Mei hingga Agustus dan akan diumumkan pada September 2014 serta melibatkan juri yang berkompeten di bidangnya diantaranya Trinity (penulis buku “Naked Traveler”), Nina Moran (Go Girl!) dan Intan Savitri (Forum Lingkar Pena),” ungkapnya.

Sementara itu Nina Moran, penulis dan pengamat sastra di Indonesia yang terlibat juga dalam penjurian, menjelaskan ada beberapa aspek yang akan menjadi penilaian dalam lomba cerpen kali ini, yakni orisinalitas (keaslian karya), kekuatan perwatakan/penokohan, kreativitas pengolahan ide cerita (petualangan), kedalaman pesan moral/sosial cerita, keindahan penuturan serta penggunaan diksi dan kesesuaian dengan kaidah bahasa Indonesia.

“Harapan dari adanya lomba cerpen ini, pastinya akan menemukan bibit-bibit penulis baru yang punya plot dan pandangan yang segar, serta sudah tidak sabar ingin segera membaca karya-karya dari para peserta lomba. It’s going to be exciting,” Nina.

 

TEKS : AMINUDDIN

EDITOR : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster