Tiga Kotak Suara Tanpa Dokumen ?

 331 total views,  2 views today

Ilst. Kotak Suara

Ilst. Kotak Suara

EMPAT LAWANG – Kotak suara tingkat DPRD pada Pemilihan Legislatif (Pileg), 9 April lalu di tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Desa Muara Kalangan, Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, ditemukan tanpa dokumen C 1 dan dokumen lainnya.

Ini diketahui, saat pembukaan kotak suara, guna persiapan kelengkapan berkas Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) ke Mahkamah Konstitusi (MK) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Empat Lawang, Selasa (20/5).

Pembukaan kotak sendiri dilakukan komisioner dan petugas sekretariat KPU Empat Lawang, disaksikan sejumlah saksi partai politik (parpol) peserta pemilu, pihak kepolisian dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Empat Lawang.

“Kok kosong, mana C 1 dan dokumen lainnya? coba cek di kotak lain,” seru sekretaris KPU Empat Lawang, M Mursadi, saat mengetahui tiga kotak suara DPRD Kabupaten di Desa Muara Kalangan, hanya berisikan kantong plastik berisikan surat suara dan map kosong.

Ternyata, setelah dibuka beberapa kotak mulai dari DPRD kabupaten, DPRD provinsi, DPR RI dan BPD, berkas C1 dan dokumen lainnya di tingkat DPRD tidak ditemukan juga. Selain Desa Muara Kalangan, dibeberapa TPS desa lainnya juga dokumennya tidak ada alias kosong.

Untuk diketahui, berdasarkan surat KPU RI tentang intruksi agar KPU Kabupaten Empat Lawang melengkapi berkas PHPU ke MK. Tercatat ada empat sengketa atau gugatan masuk ke PHPU MK baik dari parpol ataupun caleg.

Antara lain gugatan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P), dengan gugatan pemohon atas nama Rendi Andrea Sapurta caleg DPRD Kabupaten Empat Lawang dapil IV, kecamatan Talang Padang, Ulu Musi dan Pasemah Air Keruh. Pemohon menggugat hasil rekapitulasi KPU di tiga TPS Desa Muara Kalangan Kecamatan Ulu Musi.

Gugatan kedua disampaikan Partai Bulan Bintang (PBB), mengenai rekapitulasi perolehan suara di Dapil III Kecamatan Pendopo, Pendopo Induk dan Sikap Dalam. Selanjutnya gugatan ke tiga dari PKPI, atas nama Ketua PKPI yang menggugat tidak tercapainya IT 3,5 persen dan rekapitulasi suara di dapil IV.

Gugatan ke empat dari partai Hanura atas nama caleg Elya Sukur dan Very Martaviansyah. Ada juga gugatan rekapitulasi suara atas nama provinsi DPR RI Didi Efriadi. “Rapat ini sifatnya teknis, KPU hanya mengambil dokumen dan menyampaikan ke KPU RI. Ini hanya otoritas KPU menyiapkan data,” jelas Mursadi.

Dicontohkannya, seperti kelengkapan data gugatan PDI Perjuangan antara lain DB 1 DPRD kabupaten, model DA 1 Kecamatan Ulu Musi, D1 untuk Desa Muara Kalangan dan Model C1 untuk TPS 1 Muara Kalangan, Model C Muara Kalangan di TPS 2 dan Model C.

Selain itu ada dari Hanura dan PKPI, yang objek gugatannya ada di TPS di Ulu Musi, Batulintang, Talang Bengkulu, Muara Betung dan Tanjung Agung, Batu Galang, Kunduran. Simpang Perigi, Padang Tepong, Batu Bidung, Pulau Kemang dan Tanjung Agung. Hampir seluruh kotak di Ulumusi dibuka.

Ketua KPU, Empat Lawang A Rivai mengakui, tidak sedikit kotak suara tidak ada dokumen C 1 dan lainnya. Setidaknya ada sekitar tujuh kotak, sesuai dengan gugatan parpol. Terkait ini akan dibuat didalam berita acara untuk disampaikan ke KPU pusat dan MK. “Kita akan mempersiapkan apa-apa yang dibutuhkan MK, karena akan membuka kotak makanya harus disaksikan saksi parpol dan panwas,” tukasnya.

 

TEKS           : SAUKANI

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster