Rayakan Kelulusan, Siswa Coret Seragam

 278 total views,  2 views today

 

Siswa tingkat sekolah menengah  di  OKI, khususnya kota Kayuagung,kemarin melakukan aksi coret seragam dengan menggunakan cat semprot (pilok).

Siswa tingkat sekolah menengah di OKI, khususnya kota Kayuagung,kemarin melakukan aksi coret seragam dengan menggunakan cat semprot (pilok).

KAYUAGUNG – Sebagai ungkapan rasa syukur dan bergembira atas kelulusan pada UN lalu, ratusan siswa tingkat sekolah menengah,  di Kabupaten OKI, khususnya kota Kayuagung, Selasa (20/5). Melakukan aksi ceoret seragam dengan menggunakan cat semprot (pilok).

Aksi mencoret seragam sekolah tersebut dilakukan para siswa baik laki-laki maupun perempuan, sekitar pukul 11.00 WIB, padahal saat itu pengumuman kelulusan belum diketahui siswa, apakah mereka lulus atau tidak.

“Insya Allah kak, lulus. Jangan sampai tidak,” kata Reni Hayani, siswi SMKN 1 Kayuagung yang sibuk menyemprot segaram sekolah bersama temannya di depan sekolahnya, kemarin.

Reni yang sempat dibbicangi, mengatakan, aksi coret yang dilakukannya merupakan ungkapan rasa senang  bisa lulus. Reni yang merupakan salah satu dari siswa yang ikut mencoret seragam mengatakan, bila lulus dirinya tidak akan melanjutkan ke perguruan tinggi, melainkan akan mencari kerja.

“Kalau tamat cari kerjalah kak,” ujarnya yang diamini oleh temannya Dewi Lasri yang juga siswa SMKN 1 Kayuagung.

Selain Reni, tak kalah ketinggalan Wili Kartika, siswi SMKN 2 Kayuagung, sebagai bentuk ungkapan bersama temannya dia juga ikut mencoret seragam sekolah. Aksi coret seragam ini ternyata tidak sebatas coret yang disemprot dengan pilok saja, akan tetapi para siswa tersebut menggelar konvoi keliling kota Kayuagung bersepeda motor.

“Sudah ini kami keliling, dengan sepeda motor,” ujarnya.

Ditanya apakah hal ini diperbolahkan? Salah seorang siswa laki-laki menjawab” Kalau diperbolahkan pasti tidak, tapi ini merupakan inisiatif kami, sebagai ungkapan rasa senang,” katanya.

Pantauan Kabar Sumatera, aksi coret seragam sekolah, untuk wilayah kota Kayuagung didominasi siswa SMK. Parahnya lagi aksi coret seragam tersebut dilakukan di depan sekolah masing-masing, yakni di SMKN 1 Kayuagung dan SMKN 2 Kayuagung, sementara tidak terlihat larangan dari pihak sekolah kapada siswa yang menggelar aksi tidak baik tersebut.

Selain untuk wilayah Kayuagung, aksi serupa juga terjadi di sejumlah sekolah, seperti di SMAN 1 Pedamaran, yang juga melakukan aksi coret seragam. Kegiatan ini rupanya menjadi agenda tahunan yang selalu dilakukan siswa saat  pengumuman kelulusan.

Sementara, aksi serupa tidak terjadi di sekolah favorit, seperti SMA 3 Unggulan dan SMAN 1 Kayuagung.

Kepala Dinas Pendidikan OKI, Drs Iskandar ZA, melalui Kasi Kurikulum, Drs Trijono, mengenai hal ini, sebelumnya pihaknya telah mengimbau setiap sekolah agar jangan melakukan aksi coret seragam. Namun sepertinta himbauan tersebut tidak digubris oleh sebagian siswa di sekolah.

 

TEKS      : DONI AFRIANSYAH

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster