Ortu Nurhalimah Diperiksa Enam Jam

 316 total views,  2 views today

Ortu Nurhalimah didampingi Pengacaranya Mulyadi dan Suwito Winoto

Ortu Nurhalimah didampingi Pengacaranya Mulyadi dan Suwito Winoto

PALEMBANG – Orangtua Nurhalimah Utari (10), siswi Sekolah Dasar (SD) yang menjadi korban peluru nyasar di Desa Kedukan, Kabupaten Banyuasin, diperiksa di Propam Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) Selasa (20/5).

Setidaknya, Davis dan Soidah menjalani pemeriksaan selama enam jam di Bid Propam Polda Sumsel. Davis dan Soidah mendatangi Polda Sumsel dengan tujuan membuat laporan di Propam Polda Sumsel terkait peluru nyasar yang mendarat di tubuh Nurhalimah hingga menyebabkan Nurhalimah tewas.

Begitu laporan mereka diterima, keduanya langsung diperiksa di Propam Polda Sumsel sejak pukul 12.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Sesaat sebelum diperiksa di Bid Propam Polda Sumsel, Soidah sempat menitikkan air mata. Ia berharap, Polda Sumsel segera menangkap penembak anaknya yang diduganya berasal dari aparat kepolisian.

“Saya minta Polda Sumsel segera mengungkap pelaku yang menjadi pemilik proyektil di tubuh anak saya. Kalau memang dia polisi, tolong jangan dilepaskan dan pecat dia dari satuan. Selain itu, hukum dia seberat-beratnya,” kata Soidah.

Pemeriksaan yang dijalani Soidah dan Davis dilakukan secara tertutup. Sesekali, keduanya terlihat keluar dari ruang pemeriksaan untuk ke kamar mandi dan menunaikan shalat.

Sementara kerabat keduanya dengan setia menunggu di luar ruangan sambil duduk ngepor di atas rumput. Soidah dan Davis menjalani pemeriksaan di Bid Propam Polda Sumsel dengan didampingi seorang pengacara. “Laporan kita sudah diterima dengan surat laporan nomor LP/60/V/2014/YANDUAN. Begitu diterima, orangtua korban langsung diperiksa di Bid Propam Polda Sumsel,” kata Mulyadi, pengacara keluarga Nurhalimah.

Mulyadi menjelaskan, dirinya dimintai tolong secara langsung oleh keluarga Nurhalimah untuk mengusut tuntas kasus peluru nyasar yang menyebabkan Nurhalimah tewas. Sebab itu, saat Davis dan Soidah menjalani pemeriksaan di Bid Propam Sumsel, Mulyadi terus mendampingi keduanya menjawab pertanyaan demi pertanyaan yang diberikan anggota Propam Polda Sumsel. “Ini merupakan kesekian kalinya korban membuat laporan di Propam Polda Sumsel. Namun, baru hari ini diterima dan kami berharap bisa segera diproses,” kata Mulyadi.

Mulyadi menambahkan, ia berharap ada pemberitahuan hasil pemeriksaan dalam waktu dua hari ini. Jika tidak ada, ia akan mengajak korban untuk melapor ke Mabes Polri.

Terpisah, Kombes Pol Djarod Padakova, Kabid Humas Polda Sumsel menegaskan, diterima atau tidaknya laporan dari keluarga Nurhalimah perkara peluru nyasar ini akan tetap diproses oleh Polda Sumsel. Salah satu buktinya, Polda Sumsel sudah mendatangi lokasi kejadian untuk olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

TEKS : OSCAR RYZAL
EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster