Jumlah TPS akan Berkurang

 281 total views,  2 views today

Suasana pemungutan suara di TPS 10 desa Bukit

Ilustrasi TPS

PALEMBANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel), memastikan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilihan Presiden (Pilpres), 8 Juli mendatang akan berkurang jika dibandingkan dengan jumlah TPS saat Pemilihan Umum Legislatif (Pileg), 9 April lalu.

Pengurangan TPS tersebut kata Komisioner KPU Sumsel Divisi Teknis dan Penyelenggaraan, Liza Lizuardi,  akan dilakukan dengan cara penggabungan beberapa TPS atau mengembalikan TPS saat pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) Sumsel beberapa waktu lalu.

“Kalau di Pileg, satu TPS maksimal ada 500 pemilih. Namun di Pilpres mendatang, satu TPS maksimal ada 800 pemilih. Sehingga jumlah TPS, akan dirampingkan,” kata Liza yang dibincangi di ruang kerjanya, Selasa (20/5).

Saat ini jelas Liza, baru KPU Kota Palembang, Lahat dan OKU Selatan yang telah melakukan perampingan TPS. Sementara KPU kabupaten/kota lainnya di Sumsel, masih dalam proses perampingan TPS.

Liza juga menjelaskan, penetapan TPS nantinya akan didasarkan atas dua hal yakni jumlah pemilih dan kondisi geografis. “Kalau lokasi desanya jauh atau harus menyeberang ke sungai, perampingan TPS tidak perlu dilakukan. TPS yang bisa dirampingkan itu, ada di dalam kota atau ibukota kabupaten. Sebab biasanya, lokasi TPS nya berdekatan,” bebernya.

Berapa jumlah TPS di Sumsel nantinya ? Liza, belum bisa memastikan. Sebab kata dia, KPU Sumsel masih menunggu hasil perampingan jumlah TPS yang dilakukan KPU kabupaten/kota di Sumsel sampai 26 Mei mendatang.  “Perampingan TPS ini sambungnya, diharapkan memang secepatnya dilakukan oleh kabupaten/kota, karena berkaitan dengan jumlah logistik untuk Pilpres mendatang,” urainya.

Sementara itu Komisioner KPU Sumsel Divisi Hukum, Alexander Abdullah memastikan KPU Sumsel, akan menghadiri persidangan kode etik yang diselenggarakan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), terkait pengaduan yang disampaikan calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Demokrat, Juhaini Alie

“Kita juga akan hadir dalam gugatan yang dilayangkan oleh 12 partai politik (parpol) dan dua calon anggota DPD dari daerah pemilihan (dapil) Sumsel, di  Mahkamah Konstitusi (MK),” tukasnya.

 

TEKS              : DICKY WAHYUDI

EDITOR         : IMRON SUPRIYADI

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster