Dua Sayap Persik Ancam Gawang SFC

 533 total views,  2 views today

Qischil G Minny

Qischil G Minny

PALEMBANG – Sriwijaya FC patut mewaspadai dua pemain Persik Kediri, Qischil G Minny dan Faris Aditama yang berambisi menjebol gawang sebanyak  mungkin saat Sriwijaya FC dan Persik Kediri berduel di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ)) dalam lanjutan  Indonesia Super League (ISL) putaran kedua, 21 Mei 2014.

Qischil yang dijumpai usai ujicoba lapangan di Jakabaring, Selasa pagi (20/5/2014), mengatakan, setelah sukses membawa Persik Kediri unggul 5-1 atas Sriwijaya FC di putaran pertama lalu, pemain pinjaman dari Arema Cronus  yang telah menyarangkan satu gol ke gawang Fauzi Toldo ini seolah ketagihan untuk  mencetak gol saat menantang  Laskar Wong Kito.

“Lawan SFC kemarin, saya cetak satu gol dan kami menang. Untuk pertandingan kali ini,  pastinya saya ingin tim ini menang  dan saya ingin bisa cetak gol lagi. Cetak gol itu adalah bonus buat saya,” kata Qischil.

Hal senada dilontarkan  Faris Aditama,  sebagai penyerang yang bergerak dari sisi lapangan, dirinya tak ingin  hanya bertugas  sebagai penyumbang asis, justru dalam setiap pertandingan selalu menargetkan minimal dapat mencetak satu gol untuk  membawa timnya menang. Apalagi dirinya tidak ada masalah dengan kebugaran.

“Kalau mencetak gol itu sudah pasti menjadi target saya di setiap pertandingan. Besok  (Rabu,21/5), saya siap main dan  saya ingin  cetak gol, minimal satu, yang penting kita menang.  Tapi lebih banyak lebih bagus,” kata Faris.

Seperti diketahui, Persik Kediri dikenal banyak tim dengan kecepatan pemain sayap tak lain diantaranya Qishil dan Faris, tak ayal pelatih SFC Subangkit pun tak memungkiri hal itu.

Menanggapi itu,  Faris justru merendah ketika disebut salah satu diantara banyak pemain Persik yang diwaspadai oleh Sriwijaya FC. Bagi Faris, semua pemain Persik  punya kelebihan masing-masing, ketika Persik menang, itu bukan karena kemampuan individunya  melainkan berkat kerjasama tim.

“Semua pemain bagus, ada Qishil, Fakhrudin dan lainnya. Kita disini bekerja dalam tim. Jadi saya kira ini biasa-biasa saja, tidak perlu ditakuti,” kata Faris.

 

TEKS : IQBAL

EDITOR : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster