937 Rumah di Prabumulih tak Layak Huni

 307 total views,  2 views today

PRABUMULIH – Dari 1.191 rumah milik masyarakat miskin yang tidak layak huni, yang dilaporkan kelurahan ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Prabumulih, hanya 937 unit rumah saja hasil pendataan Bappeda yang benar-benar tidak layak huni.

Data tersebut kata Kepala Bappeda Prabumulih, Elman, didapatkan dari hasil verifikasi dan validasi yang dilakukan Bappeda bersama Tim  Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan terhadap 1.191 rumah tidak layak huni di enam kecamatan di Kota Prabumulih.

“Sebelumnya, kelurahan dan desa di enam kecamatan sudah melakukan pendataan rumah tidak layak huni di wilayahnya masing-masing. Hasil pendataan itu, diserahkan ke kita. Namun setelah kita verifikasi dan validasi, dari 1.191 rumah yang dilaporkan hanya 937 unit rumah saja yang benar-benar tidak layak huni,” kata Elman, Selasa (20/5).

Elman menyebut, saat verfikasi dan validasi dilakukan, Bappeda melibatkan pemerintah setempat untuk  menilai bangunan yang dilaporkan, berdasarkan kategori rumah tidak layak huni yang telah ditentukan. Tujuannya sebut dia, agar data yang dihasilkan benar-benar valid.

Ia menambahkan, dari hasi verifikasi dan validasi tersebut nantinya akan dijadikan data acuan untuk diusulkan agar rumah-rumah yang tidak layak huni tersebut dibedah. “Data inilah, yang akan kita pakai sebagai acuan untuk menindaklanjuti berbagai program bantuan dari seluruh stakeholder baik melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) maupun dari pihak swasta lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Prabumulih, H Ridho Yahya, mendukung kegiatan validasi dan verifikasi bangunan rumah tidak layak huni yang dilakukan Bappeda. Hal tersebut menurutnya, adalah bentuk konkrit dukungan Bappeda dalam program pemberantasan kemiskinan.

“Seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot)  Prabumulih, sudah seyogyanya memberikan dukungan terhadap program pemberantasan kemiskinan. Tanpa dukungan semua SKPD, maka pemberantasan kemiskinan di Kota Prabumulih akan sulit tercapai,” tukasnya.

 

TEKS           : IRSAN MATONDANG

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster