421 Pelajar Sumsel Harus Mengulang, Muaraenim Tertinggi tak Lulus UN

 336 total views,  2 views today

ilustrasi UN

ilustrasi UN

PALEMBANG – Hasil Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat, Selasa (20/5), diumumkan secara serentak di Indonesia.  Hasilnya di Sumatera Selatan (Sumsel), ada ratusan siswa yang tidak lulus dan terpaksa harus mengikuti UN tahun depan.

Data Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel tercatat ada 421 pelajar, dari 93.807 pelajar peserta UN 2014. Rinciannya menurut Ketua UN Sumsel 2014, Bonny Syafrian, 384 pelajar yang tidak lulus UN tersebut berasal dari SMA.

“Di SMA, ada151 siswa dari jurusan IPA yang tidak lulus. Sementara dari jurusan IPS sebanyak 230 orang. Sementara dari Madrasyah Aliyah (MA), sebanyak tiga pelajar sedangkan dari SMK sebanyak 37 siswa,” kata Bonny yang dihubungi, kemarin.

Tingginya jumlah siswa yang tidak lulus dalam UN ini sebut Bonny, disebabkan jatuh pada pelajara Matematika. Soal yang di ujikan pada pelajaran Matematika pada UN 2014 memang sebut Bonny lebih sulit, sebab mengikuti standar Programme Internationale for Student Assesment (PISA).

Muaraenim Tertinggi

Sementara itu, informasi yang didapatkan Kabar Sumatera,  jumlah peserta UN yang tidak lulus di Sumsel untuk tahun ini terbanyak ada di Kabupaten Muaraenim. Di kabupaten tersebut, tercatat ada 296 siswa yang tidak lulus dari 6.290 peserta UN di Kabupaten Muaraenim, atau sekitar empat persen.

Rinciannya, 112 orang dari SMA jurusan IPA dan 161 orang dari SMA jurusan IPS. Sementara dari SMK, yang tidak lulus sebanyak 23 orang sedangkan dari MA semuanya dinyatakan lulus UN.

“Tingkat kelulusan kita tahun ini, memang turun jika dibandingkan tahun lalu yang mencapai 100 persen,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Muaraenim, Hamirul Han melalui Kabid Pendidikan Menengah, Rizal Alfian.

“Penyebabnya,  karena masih kurangnya sarana dan prasarana serta tenaga pengajar terutama sekolahnya yang berada di pedesaan dan terpencil. Kemudian, bobot kesulitan soal untuk tahun ini cukup tinggi,” ucapnya memberikan alasan.

Berdasarkan hasil Ujian Nasional (UN) tingkat SMA, Madrasah Aliah dan SMK tahun 2014, tercatat empat siswa di Kabupaten Empat Lawang tidak lulus. Jumlah ini menunjukkan bahwa, angka kelulusan mencapai 99,77 dari peserta UN sebanyak 2.290 siswa.

Di Kabupaten Empat Lawang, Kepala Disdik Empat Lawang, H Fadilah Marik menyebut angka kelulusan di kabupaten tersebut mencapai 98 persen. Angka itu terangnya, meningkat jika dibandingkan tahun 2013.  Informasi yang dihimpun Kabar Sumatera, setidaknya ada empat siswa di Kabupaten Empat Lawang yang tidak lulus UN yakni di SMA Negeri 2 Tebing Tinggi sebanyak tiga orang dan SMA Negeri 1 Pendopo Barat sebanyak satu orang.

“Dibanding daerah lain, jumlah siswa yang tidak lulus di kita terbilang rendah. Ini menunjukkan kalau dunia pendidikan di Kabupaten Empat Lawang, tidak kalah dengan dunia pendidikan di daerah lain,” jelas Fadillah.

Hasil tak jauh berbeda terjadi di Kota Pagaralam. Di kota dibawah kaki Gunung Dempo ini, tercatat hanya ada enam siswa yang tidak lulus UN. “Enam orang yang tak lulus, diantaranya dua dari MAN, satu dari SMA Nadahatul Ulama, dan tiga dari MAN Dempo Darul Muttaqien (DDM),” jelas Kepala Disdikpora Pagaralam, H Safrani melalui Kabid Disdakmen, Parliansyah.

TEKS              : ALAM T/SISWANTO/SAUKANI/ANTONI STEFEN

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster