Kasus Pembunuhan Istri Direkontruksi

 484 total views,  2 views today

Rekonstruksi ini diperagakan langsung Karton (37), suami sekaligus pelaku pembunuhan terhadap Ruhanah, warga Jalan Suak Bara, Lr Alfalah, Kelurahan Pangkalan Balai.

Rekonstruksi ini diperagakan langsung Karton (37), suami sekaligus pelaku pembunuhan terhadap Ruhanah, warga Jalan Suak Bara, Lr Alfalah, Kelurahan Pangkalan Balai.

BANYUASIN – Masih ingat dengan kasus penemuan mayat di perkebunan PTPN VII Tebenan, yang belakangan diketahui pembunuhnya adalah suaminya sendiri ?  kasusnya kini, telah memasuki tahap rekontruksi.

Rekonstruksi dilakukan di kebun karet milik warga di Lubuk Saung, dengan menduplikasi lokasi perkebunan PTPN VII Unit Usaha Tebenan,  Senin (19/5). Pantauan Kabar Sumatera, Sedikitnya ada tujuah adegan, yang dilakukan dalam rekonstruksi tersebut.

Rekonstruksi ini diperagakan langsung Karton (37), suami sekaligus pelaku pembunuhan terhadap Ruhanah, warga Jalan Suak Bara, Lr Alfalah, Kelurahan Pangkalan Balai. Sementara itu, korban Ruhanah diperankan oleh Bripda Jupe, anggota Polwan Polres Banyuasin.

Rekontruksi disaksikan oleh Kapolsek Betung, AKP Sosdri J didampingi Kepala Unit (Kanit) Reserse dan Kriminal Polres Banyuasin, Ipda Sugeng. “Ada tujuh adegan, dalam rekonstruksi sesuai dengan pengakuan tersangka dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP),” terang Kapolsek Betung, AKP Sosdri J.

“Rekonstruksi ini dilakukan, untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke pengadilan. Karenanya dalam rekonstruksi ini, adegan yang dilakukan sesuai dengan pengakuan tersangka,” tukasnya.

Sebagai informasi, seperti diberitakan Kabar Sumatera sebelumnya, Selasa (6/5), masyarakat Desa Sukamulya, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin digegerkan dengan penemuan sosok mayat tanpa identitas di perkebunan milik PTPN VII Unit Usaha Tebenan.

Saat ditemukan, kondisi korban dalam keadaan terlentang, mengenakan pakaian warna hitam dan celana pendek, sudah membengkak dan menimbulkan bau busuk. Identitas korban akhirnya diketahui adalah Ruhanah, warga Jalan Suak Bara, Lr Alfalah, Kelurahan Pangkalan Balai, setelah paman korban memastikan itu adalah keponakannya yang sudah menghilang dari rumah sejak lima hari sebelumnya.

Jumat (9/5), Polres Banyuasin menetapak suami korban, Karton sebagai tersangka. Dari pegakuan tersangka dihadapan penyidik Polres Banyuasin diketahui,  korban dan tersangka yang sudah mempunyai dua anak dari pernikahan mereka tersebut sudah bertengkar sebelumnya.

Hal itu dikarenakan, tersangka mencoba memperkosa adiknya Ruhanah, beberapa pekan sebelumnya. Kasus itu pun telah dilaporkan kepada pihak yang berwajib. Karena dilaporkan ke polisi, Karton pun kabur tak pulang-pulang ke rumah.

Selama suaminya kabur, Ruhanah terus berusaha menghubungi suaminya. Usaha itu, akhirnya berhasil. Handphone (HP) Karton aktif, sehingga Ruhana meminta bertemu. Jika tidak, ia mengancam akan menikah kembali.

“Karena ngancam akan kawin lagi, maka saya ajak ketemuan. Saat itulah, saya mencekiknnya hinga tewas lalu. Mayatnya saya sembunyikan di perkebunan PTPN VII, “aku Karton dihadapan penyidik Polres Banyuasin.

 

TEKS          : DIDING KARNADI

EDITOR       : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster