Antisipasi Perampokan Bersenpi Polisi Tingkatkan Razia

 276 total views,  2 views today

Operasi Zebra 2013 . Razia Kendaraan Oleh Pihak Polisi

Ilustrasi

PALEMBANG, KS – Maraknya aksi perampokan dengan menggunakan Senjata Api (Senpi) menjadi perhatian khusus Kepolisian Daerah Polda (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel). Untuk mencegah dan mencari keberadaan pelaku, akan ditingkatkan razia terhadap pengguna kendaraan.

“Sesuai perintah Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumsel, setiap Polsek dan Polres di Sumsel wajib menggelar razia tiga kali sehari. Mulai dari razia di jalanan hingga razia di tempat-tempat keramaian,” kata Djarod, Senin (19/5).

Saat ini, masih kata Djarod, identitas pelaku perampokan toko emas dengan menggunakan senpi ini masih lidik. Untuk mengungkap keberadaan mereka, Polda Sumsel sudah menjalin kordinasi dengan empat Polda sekaligus, yakni Polda Lampung, Polda Riau, Polda Jambi, dan Polda Bengkulu.

“Pemilik atau pengelola toko yang menjual barang-barang beharga juga sebaiknya melakukan langkah waspada dan pencegahan. Mulai dari memasang kamera CCTV hingga menggunakan jasa sekuriti,” papar Djarod.

Djarod menambahkan, Enam pelaku perampokan yang beraksi di sejumlah toko emas di OKU Selatan, diduga kuat sindikat perampok yang beraksi di Palembang. Pasalnya, ada persamaan dari modus yang dilakukan keenam perampok dengan yang beraksi di Palembang.

Salah satu persamaan antara pelaku perampokan di OKU Selatan dan di Palembang yakni jam pelaksanaan. Semua kejadian berlangsung siang hari dan berlokasi di tengah keramaian.

Para pelaku juga naik motor dan mengenakan helm saat beraksi. “Cara mereka juga sama, yakni mengumbar tembakan ke udara dan selanjutnya memecahkan kaca etalase toko. Senpi yang mereka gunakan juga sejenis, yakni FN,” kata Djarod.

Untuk memastikan dugaan tersebut, lanjut Djarod, pihaknya masih menunggu dan berharap kesehatan dari Joko. Joko merupakan salah satu dari enam perampok yang beraksi di Pasar Muaradua. Saat ini, kondisinya kritis dan belum bisa dimintai keterangan. Sementara dua teman Joko, Abas, dan Riki, meninggal dunia akibat diamuk massa.

Sebelumnya, peristiwa perampokan toko emas sempat dua kali terjadi di Palembang. Yang pertama terjadi di toko emas yang ada di kawasan Simpang Kayuagung Plaju dan yang kedua di Pasar Lemabang.

Seperti halnya di Muaradua, dua lokasi perampokan toko emas di Palembang terjadi di saat suasana sedang ramai-ramainya. Pelaku datang dan lalu mengumbar tembakkan ke udara.

 

TEKS : OSCAR RYZAL
EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster