Terkait Kasus Korupsi, 5 Kepala Dinas Diperiksa

 234 total views,  2 views today

Ilst.

Ilst.

PAGARALAM – Terkait berbagai kasus dugaan korupsi, Kepolisian Resor (Polres) Kota Pagaralam, sejauh ini telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah Pejabat di lingkungan Pemerintahan Kota Pagaralam. Adapun  pejabat eslon II yang diperiksa diantaranya, Kepala Dinas Disdikpora Drs H Safrani, Kepala DPPKA H Haryanto SE MM MBA, Kepala K3P H Saiful Amri SH, Kepala Disperindgkop Rahmad Madro SE dan Kepala Dishubkominfo Paber Napitupulu SSTP MSi. Hal itu dikemukakan Kapolres, AKBP Saut P Sinaga SIK MSi, didampingi Kasat Reskrim Iptu JK Nababan SSos, kemarin (16/5).

Menurut Saut, sejauh ini memang ada beberapa pejabat teras di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot), Pagaralam, telah dilakukan pemeriksaan terkait dugaan korupsi.

“Pemeriksaan tersebut baru bersifat pendalaman dugaan korupsi, seperti  Penyusunan Amdal Sport Center Rp 800 juta dan dana sertifikasi. Kemudian pembangunan Lapter Atung Bungsu Rp19,7 miliar, dan termasuk pengadaan tanah,” bebernya.

Sebelumnya kata Saut,  memang ada beberapa laporan masyarakat terkait dugaan korupsi di beberapa SKPD, dan semuanya tengah ditindaklanjuti. Namun, proses pemeriksaan sejauh ini masih dalam tahap pengembangan dan pengumpulan sejumlah data demi kelancaran proses penyidikan nantinya.

“Sejumlah laporan itu ada yang menjadi skalaprioritas untuk ditindaklanjuti hingga ditingkatkan ke penyidikan,” ujarnya seraya berkata saat ini baru ada satu kasus dugaan korupsi yang sudah masuk dalam tahap penyidikan yakni korupsi pengadaan baju petugas perlindungan masyarakat (Linmas) di Badan Kesbangpol senilai Rp. 300 juta.

Kendati demikian, pihaknya melakukan pmeriksaan terhadap puluhan saksi berikut beberapa pejabat terkait lainnya.

“Saat ini kita tengah menunggu hasil audit dan kelengkapan hasil pemeriksaan sebelum menentukan siapa saja yang akan ditetapkan sebagai tersangka nantinya,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu tokoh Pemuda Pagaralam, Refi Mustapa menuturkan, pengungkapan sejumlah kasus hendaknya dilakukan hingga tuntas termasuk dugaan korupsi yang dananya diatas satu miliar.

“Kami akan terus mengawasi kinerja kepolisian dan kejaksaan dalam mengusut sejumlah kasus korupsi seperti Pembangunan Lapter Atung Bungsu, dan penyusunan Amdal Sport Center Disdikpora,” jelasnya.

Refi mengatakan, proses pengusutan ini sebetulnya dilakukan untuk menyelamatkan uang negara. Termasuk pula softrafi untuk pejabat  yang diduga kuat melakukan korupsi.

“Selain itu ada pula proyek disejumlah SKPD yang berdampak langsung dengan masyarakat banyak terjadi penyimpangan, seperti Dinas Tanaman Pangan Hultikultura dan Dinas Peternakan dan Perikanan,” singkatnya.

 

TEKS   : ANTONI STEFEN

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster