Dana Beban Kerja PNS Dihapuskan

 343 total views,  2 views today

Ilustrasi

Ilustrasi

EMPAT LAWANG – Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri, memastikan Dana beban kerja (BK) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan dihapuskan. Pasalnya, selama ini hanya tiga Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Empat Lawang yang menerima, dan ini berbuntut kecemburuan bagi PNS di SKPD lainnya.

Selama ini dana BK hanya diberikan bagi pegawai di Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD). Sementara itu sejumlah SKPD lain, juga menuntut diberikan tambahan dana BK tapi tidak terealisasi.  “Ini tidak adil, mulai tahun depan kita hapuskan saja dana BK,” tegas HBA, kemarin.

Akibat kecemburuan itu, tidak sedikit PNS di instansi lainnya jarang masuk. Bahkan berpengaruh pada beberapa program tidak terselesaikan. Oleh sebab itu, kata HBA, agar tidak ada kesenjangan lagi mulai 2015 semua diberikan tunjangan penghasilan.

Kata HBA, dengan adanya BK juga membuat PNS berfikir ada instansi yang basah ada instansi atau kering. Mereka pun beramai-ramai untuk mengusul pindah ke tiga instansi yang mendapatkan BK, sehingga banyak berkas menumpuk di BKD.

Padahal , kinerja setiap PNS seyogyanya sama di instansi lain juga begitu beban kerja juga lumayan banyak. Sambung HBA, PNS sekarang jangan dibiasakan untuk dijejali dengan duit dan duit tetapi jejali para PNS ini dengan program yang membuat mereka bekerja.

Selanjutnya berharap kebijakannya menghapus BK ini dan mengganti dengan tunjangan penghasilan mampu membangkitkan semangat kerja para PNS. “Nanti akan saya hitung-hitung, Insya Allah cukup, apalagi APBD kita kedepannya capai diangka Rp 1 Miliar,” imbuh HBA.

Terpisah, DN salah seorang PNS di lingkungan Pemkab Empat Lawang mendukung penuh kebijakan bupati mengenai penghapusan BK dan diganti dengan tunjangan bagi semua PNS di Empat Lawang.  “Ya Bupati bagus melakukan kebijakan itu, kami juga capek kerja sampai sore ini, tapi tidak ada BK, sementara di daerah lain sudah ada tunjangan penghasilan,” tukasnya.

 

TEKS              :  SAUKANI

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster