Pasutri Bisnis Togel Beromzet Jutaan Rupiah

 238 total views,  2 views today

Pasangan Suami Istri yang kini Harus Meringkuk di Sel Akibat Togel

Pasangan Suami Istri yang kini Harus Meringkuk di Sel Akibat Togel

PALEMBANG – Tertangkap tangan saat mengedarkan judi toto gelap (Togel), Apeng (28) dan Yanti (26), pasangan suami istri (Pasutri) dibekuk petugas Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polsekta Sukarame, Palembang, Selasa (14/5) sekitar pukul 17.00 WIB.
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kini Pasutri yang sehari-harinya berjualan sayur-mayur ini, beserta barang bukti rekapan buku togel dan sejumblah uang, digiring petugas ke Mapolsekta Sukarame Palembang.

Keduanya kini hanya bisa menyesali perbuatannya yang telah melawan hukum. Pasutri ini harus merasakan tinggal dibalik jeruji penjara Mapolsekta Sukarame dan berpisah dengan kedua anaknya yang masih kecil.

Pasutri yang tinggal di Jalan Soak Permai RT 04, RW 8, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Palembang dan memiliki dua oarang anak itu, berhasil diamankan saat berada di rumahnya ketika sedang sibuk merekap nomor yang ada di handphonenya.

Selain mengamankan kedua tersangka, polisi juga ikut mengamankan barang bukti (BB) berupa tiga unit Hp, dua unit mesin hitung dan uang tunai sebesar Rp 700 ribu yang terdiri dari beberapa lembar uang pecahan.

Saat menjalani pemeriksaan, Apeng dihadapan polisi menuturkan, dirinya berbisnis sebagai penjual togel Singgapura. “Saya bisnis haram ini kurang lebih baru empat bulan dan itu pun karena terdesak kebutuhan. Saya tahu bisnis ini karena ajakan dari bandar berinisial AM,” ungkapnya dihadapan polisi, Kamis (15/5).

Ia juga menjelaskan, tidak semua nomor pemasang diambinya. Jika ada nomor yang rawan tembus, dirinya langsuyng melempar ke bandar yang lainnya. Biasanya ia dapat mengetahui nomor yang keluar dari internet.

“Sehari omset yang masuk bisa mencapai Rp 100-200 ribu dan hasil itu untuk beli susu anak. Biasa yang  masang teman-teman dan tetangga sekitar dan paling besar biasnya memasang Rp 10 ribu,” akunya.

Sementara Yanti (26), menambahkan, sebenarnya ia tahu kalau suaminya itu berbisnis togel namun ia tidak bisa melarangnya karena dengan alasan terdesak kebutuhan.

“Anak saya dua yang paling besar berumur delapan tahun sedangkan nomor dua baru berusia tiga tahun. Saya di rumah hanya berjualan sayur dan hasil menjual sayur tidak seberapa hasilnya,” terangnya.

Kapolsekta Sukarami Palembang, Kompol Imam Tarmudi melalui Kanit Reskrim Iptu AK Sembiring menjelaskan, penangkapan tersangka berawal dari adanya informasi warga.

Mendapat laporan itu, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan selama dua hari akhirnya berhasil mengamankan pasangan Pasutri tersebut ketika sedang rekap.

“Menurut hasil pemeriksaan, perhari pasangan pasutri ini bisa meraup omset sampai puluhan juta. Akibat perbuatannya itu, kedua tersangka akan dijerat Pasal 303 dengan ancaman di atas lima tahun penjara.

 

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster