Odmil Tetap Pada Dakwaan

 425 total views,  2 views today

Sidang Militer terdakwa pencabulan, Mayor Sus Riswandono selaku Oditur militer (Odmil)

Sidang Militer terdakwa pencabulan, Mayor Sus Riswandono selaku Oditur militer (Odmil)

PALEMBANG – Menanggapi eksepsi dari pengacara Sertu DK, anggota Bintara Denpom II/I Bengkulu Pomdam II/Sriwijaya yang menjadi terdakwa pencabulan, Mayor Sus Riswandono selaku Oditur militer (Odmil) menyatakan tetap pada dakwaannya.

Ia meminta majelis hakim militer yang diketuai Letkol Chk Bambang Indrawan menolak esepsi terdakwa dan melanjutkan sidang. “Surat dakwaan sudah dibuat dengan berdasarkan BAP yang dibuat penyidik. Jadi, seluruh dakwaan sudah tepat berdasarkan tindak pidana yang dilakukan terdakwa,” kata Riswandono.
Selain itu, lanjut Riswandono, benar atau tidaknya D melakukan pencabulan atas berdasarkan suka sama suka bisa dibuktikan dengan mendengarkan keterangan saksi.
Untuk itu, Riswandono meminta majelis hakim militer menolak esepsi D dan melanjutkan sidang dengan mendengarkan keterangan saksi.
Sebelumnya, Kapten Chk Zulkipli selaku penasehat hukum D mengatakan dakwaan odmil ada yang tidak cermat.

Salah satu ketidakcermatan itu adanya perbedaan BAP dengan surat dakwaan yang dibacakan odmil. Zulkipli menilai, dakwaan dibuat tidak berlandaskan hukum yang tepat.

“Selain itu, terdakwa dan korban melakukan hal ini suka sama suka. Jadi, hal-hal yang dituduhkan kepada terdakwa tidak benar,” kata Zulkipli waktu itu.

Belum ada tanggapan dari Bambang usai pembacaan tanggapan esepsi dari odmil. Bambang lalu menunda sidang dan selanjutnya mengagendakan sidang putusan Rabu (21/5), mendatang.

Sebelumnya, pada sidang dakwaan, Riswandono menjerat D tiga pasal sekaligus. Adapun pasal-pasal yang didakwakan Riswandono untuk D  adalah pasal 285 KUHP, pasal 286 KUHP, dan pasal 335 KUHP.

Seperti diketahui, D yang merupakan anggota Bintara Denpom II/I Bengkulu Pomdam II/Sriwijaya dilaporkan telah mencabuli Fa, yang berstatuskan isteri dari kerabat oranguta D sendiri.

D mencabuli Fa di salah satu hotel yang ada di Bengkulu. Ditengarai, D terlebih dahulu memberikan sejenis obat bius yang membuat Fa tidak sadarkan diri sehingga dengan mudah diajak D ke hotel tersebut.

 

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster