Empat Lawang Bakal Terima CPNS Besar-Besaran

 334 total views,  2 views today

cpns

EMPAT LAWANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD), tahun ini akan membuka seleksi Calon Pegawai Negeri  Sipil (CPNS) besar-besaran.

BKD mengajukan 1.830 penerimaan formasi umum Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2014.  Dari jumlah itu, diajukan juga kebutuhan formasi tingkat SMA/sederajat sekitar 30 orang.

“Paling lambat Agustus 2014 ini ada seleksi CPNS formasi umum, semoga saja kuota penerimaan kita bisa mencukupi,” kata Kepala BKD Empat Lawang, Januarsah Hambali, kemarin.

Kata Januarsah, hasil pendataan dan rasio kependudukan tercatat kekurangan pegawai di Empat Lawang saat ini sekitar 1.830 orang. Dari kebutuhan ril sekitar 5000 pegawai, baru terisikan sekitar 3200 orang.

Dari jumlah diajukan itu, kemungkinan di realisasikan secara bertahap hingga 2018 mendatang. Dengan kata lain kuota penerimaan CPNS formasi umum 2014 ini sekitar 400 orang, termasuk kebutuhan urgen tenaga SMA/ sederajat untuk pengisian sopir ambulance dan staf pengarsipan kantor dan kecamatan.

“2013 lalu kita tidak ada formasi umum, makanya 2014 ini kita ajukan maksimal,” kata Januarsah menambahkan, adanya penerimaan CPNS 2014 ini baru informasi dari BAKN, belum ada surat resmi ataupun juknis penerimaan.

Kebutuhan apa mendominasi ? Januarsah tak menampik, kebutuhan tenaga kesehatan dan guru masih cukup banyak diminati. Ditambah juga tenaga teknis penyuluhan pertanian, penyulu KB dan dokter spesialis.

Rencana Pemkab Empat Lawang ini, tentu saja disambut gembira oleh masyarakat. Ismanto (25), salah satunya. Warga Kelurahan Tanjung Kupang, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang ini  menyambut baik, adanya penerimaan CPNS formasi umum di Empat Lawang.

Alumni Universitas PGRI Palembang ini mengaku siap mengabdi di daerah kelahirannya. “Semoga kuota penerimaan lebih banyak,  jadi kesempatan menjadi abdi negara lebih besar,” harapnya.

Penerimaan formasi SMA, kata dia itu cukup bagus, karena tidak sedikit teman-temannya belum mengenyam pendidikan Satrata 1 atau diploma. “Kalau bisa penerimaan CPNS tiap tahun, utamakan putra daerah,” kata Ismanto.

Terpisah, Nawani (37), tenaga honorer ini tidak menolak adanya penerimaan pegawai formasi umum, namun dia berharap pemerintah lebih mengutamakan pengangkatan honorer seperti guru dan tenaga kesehatan terlebih dahulu.

Sebab, dari pengalaman kerja tenaga honorer dipastikan lebih mumpuni dan sudah tercatat pengabdiannya. “Selesaikan dulu pengangkatan honorer kategori dua (K2), kan masih banyak belum jadi pegawai padahal sudah mengabdi belasan tahun,” tukasnya.

 

TEKS              : SAUKANI

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster