Dinsos Usulkan Tambahan Kuota Raskin di Kecamatan Rantau Bayur

 244 total views,  2 views today

Ilustrasi Gudang Beras | Net

Ilustrasi Gudang Beras | Ist

BANYUASIN – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Banyuasin, berencana mengajukan usulan kepada pemerintah pusat, agar jumlah penerima raskin untuk di Kecamatan Rantau Bayur, dikembalikan seperti semula yaitu enam ratus Kepala Keluarga (KK).

Usulan tersebut dilakukan terkait, komplain dari warga Desa Rantau Bayur, akibat berkurangnya secara drastis jumlah penerima raskin di kecamatan tersebut, yang semula kurang lebih enam ratusan KK di tahun 2013, menjadi dua puluhan KK saja di tahun 2014.

“Kita akan coba mengusulkan pada pemerintah pusat, agar menambah kembali jumlah penerima raskin untuk di Kecamatan Rantau Bayur” kata Kepala Dinsos Kabupaten Banyuasin, M Yusuf yang dibincangi disela-sela menghadiri rapat paripurna DPRD Kabupaten Banyuasin, Rabu (15/5)

Menurut Yusuf, untuk menambah kembali  jumlah penerima raskir dirasakan tidak mungkin, karena hampir seluruh kabupaten jumlah kuota raskinnya, setiap tahunya cenderung selalu berkurang. Akan tetapi Dinsos sebutnya, akan berusaha untuk mengusulkan penambahan kuota raskin tersebut.

Namun terang Yusuf, penurunan jumlah penerima penerima raskin di Kecamatan Rantau Bayur, berbeda dengan daerah-daerah lain. “Memang penurunannya sangat drastis, untuk di kecamatan ini. Namun kita tidak bisa berbuat banyak, selain hanya mengusulkan penambahan kuota raskin,” ujarnya.

Diterangkan Yusuf, pengolah data penerima raskin itu merupakan kewenangan pemerintah pusat , yang didasarkan dari hasil pendataan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). “Kita juga akan berkordinasi dengan BPS, sehingga kuota penerima raskin di Kecamatan Rantau Bayur bertambah,” tukasnya.

Sebagai informasi, sebelumnya Warga Desa Rantau Bayur mendatangi DPRD Banyuasin. Mereka mengeluhkan sudah beberapa bulan terakhir, tidak lagi menerima beras miskin (raskin).

“Sejak tahun 2014 ini, masyarakat Desa Rantau Bayur tidak pernah lagi mendapatkan raskin, ” kata Nacung, kordinator masyarakat Rantau Bayur saat rapat bersama dengan Komisi IV DPRD Banyuasin, kemarin.

Menurut Nacung, warga Rantau Bayur tidak lagi menerima raskin tersebut, karena adanya perubahan data, penerima raskin yang diperoleh desa tersebut. Menurutnya, warga sebenarnya tidak mempermasalahkan kalau berkurangnya penerima raskin itu hanya beberapa orang saja.  “Kalau berkurangnya hanya beberapa persen, saya rasa hal yang cukup wajar. Namun kalau perubahan itu hingga hampir keseluruhan ,itu hal yang mustahil,” ucap Nacung.

Diterangkan Nacung, sesuai data yang ia dapat, penerima raskin untuk Desa Rantau Banyur pada tahun sebelumnya yakni 2012 dan 2013 berjumlah 668 orang. Namun di 2014, jumlah warga penerima raskin hanya 24 orang.

“Karena itu, kami mengadukan ini ke dewan. Kami berharap, dewan memanggil dinas terkait dengan harapan data penerima raskin di desa kami, kembali seperti semula yaitu 668 orang Kepala Keluarga (KK),” ujarnya.

 

TEKS              : DIDING KARNADI

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster