7 Ton Pempek “Diekspor” Setiap Hari

 236 total views,  2 views today

Gubernur Sumsel, Alex Noerdin saat menandatangani pengiriman pempek ke ke seluruh gubernur di Indonesia, saat pembukaan South Sumatera Expo 2014 di Bente3ng Kuto Besak (BKB), Palembang, Kamis (15/5). Foto : Bagus Kurniawan/KS

Gubernur Sumsel, Alex Noerdin saat menandatangani pengiriman pempek ke ke seluruh gubernur di Indonesia, saat pembukaan South Sumatera Expo 2014 di Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang, Kamis (15/5/2014). | Foto : Bagus Kurniawan

PALEMBANG – Pempek, makanan tradisional Palembang ternyata menjadi salah satu makanan yang digemari oleh masyarakat di nusantara. Tidak tanggung-tanggung, setiap harinya ada 7 ton pempek yang di “ekspor” setiap harinya ke sejumlah provinsi di Indonesia.

“Saya dapat informasi dari PT Angkasa Pura, ada 7 ton pempek yang dikirim ke sejumlah provinsi di Indonesia setiap harinya. Sementara melalui PT Pos Indonesia, ada 500 kilogram (Kg) perhari. Ini luar biasa,” kata Alex yang dibincangi usai pembukaan South Sumatera Expo 2014 di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB), Kamis (15/5).

Potensi ini menurut Alex, sangat luar biasa. Karenanya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel, melaunching pengiriman pempek secara gratis melalui PT Pos Indonesia. Launching ini, ditandai dengan pengiriman pempek ke seluruh gubernur di Indonesia.  “Selama dua hari, mulai 15-16 Mei, masyarakat bisa mengirimkan pempek secara gratis melalui PT Pos Indonesia,” jelasnya.

Diikuti 198 Peserta

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Sumsel Ekspo 2014, Permana menyebut tahun ini dalam pelaksnaan South Sumatera Expo, diramaikan 198 peserta baik dari dalam maupun luar daerah Sumsel, yang meramaikan kegiatan tersebut.

“Sumsel Expo ini diharapkan, bisa menjadi ajang ekspos UKM sehingga dapat membuka peluang bisnis antar daerah, terutama bisnis yang bersifat UKM. Expo ini sesuai dengan misi Kementerian Perdagangan, yakni meningkatkan transaksi UKM di Indonesia, dan saling mendukung bahan baku atau kerja sama antar daerah juga membuka koneksitas antar provinsi di nusantara,” jelas Permana.

Permana menambahkan, pelaksanaan South Sumatera Expo 2014 tidak lagi membebani keuangan negara dengan dana berasal dari APBD Sumsel. South Sumatera Expo kali ini, seluruh pendanaannya berasal dari sponsor PT Mega Rindo Utama. “Dengan dana dari sponsor tersebut, maka kita bisa menghemat anggaran negara,” tukasnya.

 

TEKS              : IMAM MAHFUZ

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster