Polda Sumsel Bekuk Pelaku Pencurian Minyak

 954 total views,  2 views today

Tiga Tersangka Pencurian Minyak. Sopian (45), warga Graha Kencana Asri, RT 5, RW 1, Kelurahan Sukodadi, Kecamatan Sukarame, Markus (40), warga Komplek Pemda Punti, Km 5, Kelurahan Sukarame, Kecamatan Sukarame dan Bambang (31), warga Perumahan Sukarame Indah, Kecamatan Sukarame, Palembang.

Tiga Tersangka Pencurian Minyak. Sopian (45), warga Graha Kencana Asri, RT 5, RW 1, Kelurahan Sukodadi, Kecamatan Sukarame, Markus (40), warga Komplek Pemda Punti, Km 5, Kelurahan Sukarame, Kecamatan Sukarame dan Bambang (31), warga Perumahan Sukarame Indah, Kecamatan Sukarame, Palembang.

PALEMBANG  – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Subdit I Keamanan Negara (Kamneg), pimpinan oleh Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sutrio berhasil mengamankan tiga pelaku Pencurian Minyak Palem Kamel Oil (PKO), milik CV. Subur Sarana Sejahtera di kawasan terminal KM 12 tepatnya di pencucian mobil, Senin (12/5/2014).

Tiga pelaku yakni, Sopian (45), warga Graha Kencana Asri, RT 5, RW 1, Kelurahan Sukodadi, Kecamatan Sukarame, Markus (40), warga Komplek Pemda Punti, Km 5, Kelurahan Sukarame, Kecamatan Sukarame dan Bambang (31), warga Perumahan Sukarame Indah, Kecamatan Sukarame, Palembang.

Dari penangkapan ketiga pelaku, petugas berhasil menyita uang tunai Rp 30.000.000, dari tanggan Sofian dan Rp 46.000.000,- dari tanggan Bambang. Uang tersebut merupakan hasil penjualan minyak PKO. Ketiganya kini ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Sumsel.

Informasi yang didapat, penangkapan terhadap ketiganya berawal saat korban Nita Pebriani menerima laporan dari PT. Eco Green melakukan pengiriman minyak sebanyak 3 rit. Namun pihaknya baru menerima sebanyak 2 rit sementara kurang satu rit.

Korban yang merasa sudah megirimkan sesuai yang dipesanan merasa ada yang tidak beres terhadap kerja karyawannya. Korban lalu melaporkan adanya dugaan penggelapan minyak PKO milik CV Subur Sarana Sejahtera ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumsel sebagaimana dimaksut dalam Laporan Polisi Nomor : LPB/ 391/V/2014/ Sumsel, tanggal 12 Mei 2014 untuk ditindak lanjuti.

Dalam laporan tersebut diketahui kerugian korban mencapai Rp 362.151.000, dari penjualan satu rit penggiriman PKO yakni pada pengiriman ke dua dalam tiga kali pengiriman.

Menerima laporan tersebut Polda Sumsel melalui Subdit Kamneg menindak lanjuti kasus tersebut.

Tim Kamneg dipimpin oleh Komisaris Polisi (Kompol) Daswir Pasaribu dan Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ali Rojikin melakukan penyelidikan, dalam penyelidikan alhasil berhasil diamankan tiga pelaku dengan berbagai tugas.

Ketiga pelaku berhasil diamankan di kawasan terminal KM 12. Anggota pertama kali berhasil mengamankan Bambang Irawan yang bertugas sebagai sopir  Cv. Subur Sarana Sejahtera yang mengangkut PKO yang dimuat dari pabrik BW, Km 14 Palembang.

Sementara Minyak KPO yang hendak dibeli oleh PT. Eco Green dengan menggunakan Kapal MT Pandu Nusa dimuat melalui Pelabuhan Bom Baru tidak dikirimnya melainkan ke tempat lain.

Subdit I Kamneg pimpinan AKBP Sutrio membenarkan adanya penagkapan ketiga pelaku pengelapan minyak  milik CV. Subur Sarana Sejahtera saat berada di terminal KM 12.

“Ketiga pelaku kita tanggkap karena sudah melakukan penggelapan minyak milik CV Subur Sarana Sejahtera. Pelaku telah bersekongkol mengelapkan satu dari tiga rit penggiriman minyak tersebut  dan telah menjualnya ketempat lain seharga Rp 86 juta jauh lebih murah dari harga sebenarnya,” kata Sutrio.

Dilanjutkanya, saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolda sumsel guna pemeriksaan lebih lanjut. “Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya pelaku kita jerat dengan pasal penggelapan,” pungkasnya.

 

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster