Perusahaan Enggan Sampaikan LKPM

 209 total views,  2 views today

anggaran

PALEMBANG – Banyak perusahaan yang beroperasi di Sumatera Selatan (Sumsel), enggan memberikan laporan Kemajuan Penanaman Modal (LKPM) mereka. Padahal LKPM ini menurut Kepala BP3MD Sumsel, Nasrun Umar, sangat penting untuk dijadikan bahan analisis berapa besar investasi yang masuk ke Sumsel.

“Dari LKPM ini, akan dijadikan pembanding tentang investasi yang lagi berjalan atau sebaliknya. Karenanya sangat kita sayangkan, banyak perusahaan di Sumsel yang tidak memberikan LKPM ke kita,” kata Nasrun yang dibincangi disela-sela Konsinyering Kebijakan Pelaksanaan Penanaman Modal se-Sumsel di Hotel Aston Palembang, Selasa (13/5).

Nasrun menyebut banyak perusahaan yang tidak menyerahkan LKPM tersebut, kemungkinan disebabkan belum mengerti betul cara membuat KLPM. “Karenanya, kami akan memberikan pelatihan bagi perusahaan untuk membuat LKPM, dengan cara  belajar dan langsung mempraktikan (learning by doing),” ucapnya.

Ketika disinggung mengenai sanksi yang layak diberikan terhadap perusahaan yang memberikan laporan itu, Nasrun menyebutkan BKPMD Sumsel tidak berhak memberikan sanksi.

Sanksi kepada perusahaan tersebut jelas Nasrun, hanya bisa diberikan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI. Sedangkan BP3MD provinsi, sifatnya jelas Nasrun sebagai pengontrol dan menjalankan fungsi, terhadap perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah provinsi.

“Seharusnya perusahaan itu, mereka harus memberikan LKPM pertri wulan secara teratur. Tetapi, ini sebagai pelajaran juga bagi kami untuk memberitahukan ke BKPM setelah adanya perusahaan yang tidak memberikan laporan tadi,” tukasnya.

 

TEKS            : IMAM MAHFUZ

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster