Pelajar Dilarang Corat-Coret dan Konvoi Saat Pengumuman UN

 414 total views,  2 views today

Ilustrasi | Antaranews.com

Ilustrasi | Antaranews.com

PAGARALAM – Pra kelulusan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA Negeri- sederajat, hingga menarik perhatian penuh jajaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pagaralam.

“Kita mengimbau agar siswa/i tidak melakukan tradisi lama mencorat-coret seragam sekolah maupun konvoi keliling kota saat pengumuman kelulusan UN mendatang,” kata Kadisdikpora setempat, Drs H Syafrani MPd, melalui Kabid Dikdasmen Parliansyah ST MM, kemarin (13/5/2014).

Menurut Parliansyah, untuk hasil UN yang diselenggarakan pertengahan April lalu, rencananya akan diumumkan serentak pada 20 Mei nanti secara nasional. Namun, adanya tradisi pengungkapan rasa kegembiraan tersebut dinilai berlebihan dengan mencoret seragam sekolah sesama siswa pada saat pengumuman kelulusan.

“Sejak lama sudah dilarang dan diminta pihak sekolah agar dapat mengingatkan anak didiknya untuk tidak mencorat-coret pakaian maupun berkonvoi dijalanan,” katanya seya berujar lebih baik seragam tersebut diberikan kepada adik tingkat, atau disumbangkan ke panti asuhan dan lainnya agar dapat lebih bermanfaat lagi.

Lanjutnya, tradisi mencoret pakaian seragam dan berkonvoi pasca kelulusan sudah lama dilarang untuk dilakukan, bahkan ada sejumlah pihak sekolah akan menahan ijazah bersangkutan bila kedapatan siswa/i nya melakukan hal dimaksud. Namun tetap saja masih banyak para pelajar nekat mencoret seragam dan melanjukan keliling kota dengan menggunakan kendaraan bermotor pada tahun lalu.

“Silakan saja merayakan hasil kelulusan, tetapi jangan berlebihan dengan mencoret seragam dilanjutkan berkonvoi dijalanan. Lebih baik persiapkan diri untuk mendaftar ke jenjang yang lebih tinggi lagi,” pesannya.

Untuk diketahui, para peserta UN yang telah terdaftar dalam DPU sebanyak 2.093 peserta. Sementara rinciannya, sebanyak 1.538 pelajar SMA/MA tersebar di rayon I sebanyak 782 peserta dan rayon II 806 peserta dan SMK sebanyak 499 peserta. Ditambah peserta dari Paket C sebanyak 56 peserta, berasal dari PKBM Besemah 40 peserta dan 16 peserta dari PKBM Darul Hikam. Sementara sebanyak 41 peserta yang tak sempat hadir umumya tanpa adanya keterangan yang jelas. Mereka berasal dari, 22 peserta di Subrayon 1, 3 peserta di subrayon 2, dan 5 peserta di subrayon SMK, ditambah 11 peserta dari penyetaraan Paket C.

TEKS;ANTONI STEFEN
EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster