Kinerja PPK dan PPS Dievaluasi

 294 total views,  2 views today

kpu

PALEMBANG – Komisi Pemimilihan Umum (KPU) kota Palembang melakukan evaluasi terhadap kinerja panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan Panitian Pemungutan Suara (PPS) di Metropolis untuk menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) 9 Juli mendatang.

“Evaluasi kinerja PPK dan PPS pasca Pemilihan Legislatif (Pileg) pasti ada dalam rangka menghadapi Pilpres nanti. Sejumlah kelemahan dan kesalahan saat Pileg lalu, menjadu bahan bagi KPU Palembang,” kata Komisioner KPU Palembang Divisi Sosialisasi, Syarifuddin kepada, Selasa (13/5.

Dijelaskan Syarif, evaluasi dilakukan salsh satunya dengan sistem tambal sulam terhadap kinerja PPK dan PPS yang sudah tidak sanggup lagi melakukan tugasnya atau mungkin ada kesibukan lain sehingga tidak bisa fokus untuk mensukseskan Pilpres.

“Kita tidak bisa menghalangi bagi PPK yang mungkin ada kesibukan lain dan memang bagi mereka yang terlihat kinerjanya pada Pileg lalu tidak optimal, maka kita akan lakukan evaluasi. Tapi ini tidak keseluruhan, hanya beberapa saja,” terangnya.

Khusus untuk PPK Ilir Barat (IB) I dan 5 PPS di kecamatan tersebut, akan dilakukan pergantian karena sudah di non-aktifkan berdasarkan rekomendasi oleh Panwaslu Kota Palembang, karena dinilai bersalah atas dugaan tindakan merubah formulir C1 di salah satu hotel kota Palembang pasca pemungutan suara, 9 April lalu. “Ada tiga anggota PPK IB I dan lima ketua PPS yang kita ganti. Karena sudah tidak ada lagi cadangannya, maka akan kita rekrut ulang,” ujarnya.

Syarifuddin berharap, Pilpres nanti bisa berjalan lancar dan tidak banyak kendala terutama persoalan logistik seperti yang terjadi pada saat Pileg. “Untuk Pilpres ini sepertinya akan lebih baik pelaksanaannya, selain calonnya tidak sebanyak Caleg. Jumlah TPS juga menurun sehingga pendistribusian logistik akan lebih mudah,” paparnya.

Komisoner KPU Palembang Divisi Teknis, Firamon Syakti menambahkan, pada Pilpres nanti, dipastikan jumlah TPS di Palembang akan berkurang. Jika Pileg yang lalu sebanyak 3.394 TPS. Pada Pilpres nanti diperkirakan hanya 2.866 TPS.

“Berkurang 528 TPS dan lebih banyak dari Pilgub Sumsel 2013 lalu, namun jumlah TPS di pilgub lalu jadi patokan kita untuk menetapkan TPS di Pilpres mendatang. Nantinya setiap TPS maksimal ada 800 pemilih, sementara di Pileg lalu setiap TPS maksimal ada 500 pemilih,” ungkapnya seraya menambahkan, jika pilgub lalu hanya ada 2.650 TPS maka di pilpres nanti KPU Kota Palembang, akan menambah dua TPS baru disetiap kelurahan.

 

TEKS              : DICKY WAHYUDI

EDITOR          : IMRON SUPRIYADI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster