Kakak Beradik Nyaris Tewas Tertimpa Puluhan Ton Kayu

 322 total views,  2 views today

Trailer Pengangkut Kayu Terbalik

Trailer Pengangkut Kayu Terbalik

Inderalaya – Muslimah (19) dan Rohimah (16), kakak beradik, warga Desa Pulau Semambu, Kecamatan Inderalaya, Kabupaten Ogan Ilir (OI), nyaris tewas tertimpa puluhan ton kayu glondongan yang terjatuh dari atas Truk Triler BG 8922 TU.

Beruntung, kayu-kayu berukuran besar tersebut hanya menimpa motor, lemari dan kulkas yang berada di warung. Selain Muslimah dan Rohimah, Muridan dan Yahima, kedua orangtuanya selamat.

Meski demikian,  hampir seluruh barang milik Muhiban, seperti motor, lemari, kulkas hancur tertimpa kayu. Kerugian pun di taksir mencapai Rp 80 juta.

Peristiwa tersebut terjadi, Selasa (13/5/2014), sekitar pukul 03.00 WIB, dimana sebuah truk pengangkut 35 ton kayu glondongan BG 8922 TU, yang dikemudikan Fredy (32), warga Pematang Siantar, Medan, Sumatera Utara, terbalik dan menimpa warung milik Muridan (40), di Jalan Lintas Timur (Jalintim), KM 30, Desa Pulau Semambu, Kecamatan Inderalaya, Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Informasi yang dihimpun, truk bermuatan 30 ton kayu gelondongan bergerak dari Tanjung Api-api, Banyuasin dengan tujuan Prabumilih.

Sampai dilokasi, truk dengan kecepatan sedang berusaha menghindari tabrakan dengan dumpt truk yang belum diketahui identitasnya tiba-tiba muncul dari arah berlawanan.

Spontan, sopir truk kayu langsung membuang kemudi ke kiri dan lansung terbalik. Kayu glondongan seberat 30 ton langsung tumpah dan menimpa warung yang ada di dekatnya.

Sebuah motor, lemari, kulkas, barang berharga serta isi warung hancur tertimpa kayu tersebut. Seluruh penghuni warung selamat meski nyaris menjadi korban.

Pemilik warung, Muhidan, saat ditemui di lokasi mengatakan, dirinya tidak mengetahui pasti kejadian tersebut lantaran dirinya bersama keluarga sedang tidur pulas.

“Saat itu, saya, istri dan anak-anak sedang tidur. Tiba-tiba ada suara kayak gempa dan rumah saya tertimpa. Setelah dilihat kayu-kayu besar menimpa warung saya,” ungkapkan.

Ia menambahkan, barang berharga miliknya hancur tertimpa kayu glondongan.”Motor, lemari, kulkas saya hancur. Barang dagangan juga hancur. Kerugian sekitar Rp 80 juta,” tuturnya.

Sementara itu, Fredy, sopir truk mengaku terkejut saat melihat dumpt truk berada di depannya.

“Dumpt truk nyalip dan makan kanan jalan. Saya menghindar lalu terbalik. Tumpahan kayu menimpa warung. Saya akan tanggung jawab,” singkatnya.

Kapolres OI, AKBP Asep Jajat Sudrajat melalui Pjs Kasatlantas Zainalsyah saat dikonfirmasi membenarkan kecelakaan tersebut.

“Dari keterangan sopir, dia (sopir) menghinda truk batu bara. Banting kemudi lalu terbalik. Kayu langsung menimpa warung. Tidak ada korban jiwa maupun luka, namun barang-barang pemilik warung hancur,” ungkapnya.

 

Teks : Junaedi Abdillah

Editor : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster