Penipuan Berkedok Bantuan Sekolah Marak

 271 total views,  2 views today

TEBINGTINGG – Segenap Kepala sekolah di Kabupaten Empatlawang mesti waspada, saat ini marak penelpon gelap disinyalir akan melakukan penipuan dengan berkedok memberikan bantuan ke sekolah. Dalih digunakan penelpon dimaksud meminta Kepala sekolah sasarannya agar  mengirimkan uang sejumlah 10 persen dari nominal bantuan dijanjikan.

Seperti dialami salah satu korban,sebut saja Ibu Maria (bukan nama aslinya,red), Kepala Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Liantang Kanan ini mengaku,pernah dimintai mentransfer uang Rp 10 juta atau sekitar 10 persen dari nominal bantuan yang dijanjikan si penelpon. Dia dijanjikan bantuan Rp 100 juta dari dana DAK pusat.

“Masih untung kami melapon dahulu ke Diknas, ternyata tidak ada bantuan. Mereka yang nelpon itu penipu,” aku Kepsek itu kepada Kabar Sumatera, kemarin (12/5/2014).

Dia tidak menampik pada awlnya sangat tertarik dengan bantuan dimaksud, karena nominalnya sampai ratusan juta dan bisa digunakan untuk membangun dan meningkatkan mutu pendidikan disekolah.

“Namun karena meminta 10 persen terlebih dahulu kami tidak ada uang. Kalau 5 persen kami siap, tapi untung belum di kirim. Kalau dikirim, ya  jadi korban,” imbuhnya.

Menanggapi ini Kepala Dinas pendidikan (Disdik) Empatlawang, H Fadillah Marik mengaku sudah mendapat laporan adanya penelpon modus penipuan mengatasnamakan instansi pendidikan dan iming-iming bantuan ke Kepala Sekolah.

Malah tidak sedikit kepala sekolah yang mengeluh dan merasa resah, maka pihaknya menghimbau pihak sekolah untuk tidak mudah percaya dengan iming-iming yang mengatas namakan bantuan baik dari pusat maupun provinsi atau pihak manapun.

“Jika ada yang janggal cepat koordinasikan ke diknas,” jelas Fadilah.

Harus diketahui, bahwa Disdik Empatlawang tidak akan langsung menghubungi kepala sekolah jika memberikan bantuan. Nah, masalah ini selalu memberikan informasi ke UPTD dimasing masing kecamatan, dan tidak ada iming- iming biaya apapun. Makanya pihak sekolah dan UPTD harus bisa memastikan bila penelpon gelap tadi adalah penipu.

”Yang melapor sudah banyak, sekali lagi kepala sekolah harus hati-hati,” himbaunya.

 

TEKS   : SAUKANI

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster