Alpindo Ditemukan Gantung Diri

 288 total views,  2 views today

gantung-diri

Iiustrasi

MUARAENIM – Alpindo (22), warga Desa Karang Raja, Muaraenim, ditemukan tewas gantung diri di kamar rumahnya, Senin (12/5) sekitar pukul 08.00 WIB. Informasi yang dihimpun, karyawan FIF ini diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tragis tersebut disebabkan persoalan asmara.

Ayah korban, Akarudin (46) yang dibincangi di rumah duka, tidak pernah mengira anaknya tersebut nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Selama ini sebut dia, korban tidak pernah ada masalah.  “Ia bekerja seperti biasa, kawan-kawannya juga sering berkumpul di rumah. Terakhir saya bertemu dengannya, Sabtu (10/5/2014) lalu sekitar pukul 14.00 WIB,” kata Akarudin.

Minggu malam terang Akarudin, ia melihat korban pulang kemudian langsung memarkirkan sepeda motornya. Kemudian korban naik ke rumah dan tidur, setelah itu korban tidak lagi keluar dari kamarnya.

Keesokan harinya sekitar pukul 08.00 WIB, ia sebut Akarudin, bermaksud membangunkan anaknya tersebut. Namun terkejut bukan kepalang Akarudin dibuatnya,  ketika melihat korban sudah tidak lagi bernyawa dengan posisi tergantung di dalam kamar, dengan leher dililit oleh kabel pemanjang stop kontak. “Masalahnya kurang tahu, tapi pas malam minggu, aku dengar dia berkeluh kesah masalah ia ditipu oleh cewek, Mita di Saringan, Tanjungenim,” tutur ayah empat anak.

Ditambahkan Akarudin, dari cerita teman-temannya, anaknya pada malam minggu sempat ingin ngapel ke rumah teman wanitanya, Mita di Saringan, Tanjungenim. Namun ia disuruh datangnya naik ojek, jangan membawa motor sendiri.

Korban pun datang dengan menumpang ojek, tetapi ketika tiba dirumah teman wanitanya tersebut, sang kekasih tidak ada di rumah. Korban akhirnya memutuskan kembali pulang ke rumah dengan minta dijemput temannya.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Resort (Polres) Muaraenim melalui Kepala Satuan (Kasat) Reskrim, AKP Eryadi didampingi Kepala Unit (Kanit) Identifikasi, Brigadir Heru dan Bripka Ucin saat dikonfirmasi, membenarkan adanya kejadian tersebut.  “Jenazah korban, akan dilakukan visum dahulu. Sebab dari tubuhnya, ditemukan luka sayat di tangan kiri dan perut,” tukasnya.

 

TEKS              : SISWANTO

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster