KNPI Netral di Pilpres

 217 total views,  2 views today

KNPI

KNPI

PALEMBANG – DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumatera Selatan (Sumsel), memastikan akan netral dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) mendatang. Jaminan ini disampaikan Ketua DPD KNPI Sumsel, MF Ridho.

Sebagai organisasi yang menjadi payung bagi semua organisasi kepemudaan di Indonesia menurut Ridho, KNPI tidak akan terjebak dalam politik dukung mendukung. Penegasan itu jelas Ridho, juga diatur dalam Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) KNPI.

“Pengurus KNPI, memang dari latar belakang beragam begitu juga dengan pilihan politik. Namun saya jamin, KNPI akan netral dan tidak akan melakukan aksi dukung mendukung dalam Pilpres nanti,” kata Ridho yang dibincangi, Minggu (11/5).

Namun terang Ridho, KNPI tidak akan membatasi pengurus atau anggotanya untuk terlibat atau menjadi bagian dari tim pemenangan salah satu pasangan calon presiden (capres)-calon wakil presiden (cawapres). Namun tegas anggota DPRD Sumsel ini, pengurus tersebut dilarang keras untuk membawa nama KNPI Sumsel.

Ia menyebut, di KNPI ada sejumlah pengurus partai politik (parpol). Namun menurutnya, itu tidak akan mempengaruhi netralitas KNPI. “Di KNPI ada banyak pengurus yang juga aktif di parpol. Tetapi itu adalah pilihan politik mereka, saat berada di KNPI semua atribut parpol harus dilepaskan,” ujarnya.

Ia menerangkan di KNPI Sumsel, saat ini ada enam orang pengurus yang kemungkinan besar akan duduk sebagai anggota DPRD Sumsel. Enam nama dimaksud yakni ia sendiri, Muchendi Mahzareki, Nadia Basjir, Efran Effendi, Zainuddin, dan Kartika Sari. Selain itu, ada 15 nama pengurus KNPI kabupaten/kota di Sumsel yang bakal duduk sebagai anggota DPRD di kabupaten dan kota.

“Mereka berasal dari parpol berbeda, namun saat di KNPI tidak ada kepentingan parpol yang dibawa. Semuanya harus melepaskan atribut, karena KNPI adalah organisasi kepemudaan bukan organisasi politik,” ucapnya.

Ia pun meminta sikap ini juga dilaksanakan semua oleh KNPI kabupaten dan kota di Sumsel. “Ini penting, demi menjamin netralitas dan mencegah terjadinya perpecahan dikalangan pemuda terutama di Sumsel,” tukasnya.

 

TEKS           : DICKY WAHYUDI

EDITOR          : IMRON SUPRIYADI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster