Kambang Iwak Dipercantik

 1,137 total views,  2 views today

Kambang Iwak

Kambang Iwak Palembang | Dok KS

PALEMBANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terus berbenah, untuk membuat metropolis menjadi kota yang nyaman. Salah satunya,  memperbanyak kawasan terbuka hijau (RTH) dan taman publik, yang dapat dinikmati masyarakat.

Kepala Dinas Tata Kota Palembang, Isnaini Madani mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan menata kembali kawasan Kambang Iwak (KI).  “Nantinya, seluruh taman dan kawasan terbuka hijau dapat menjadi sarana rekreasi oleh masyarakat, khususnya di akhir pekan,” kata Isnaini saat dihubungi, Minggu (11/5/2014).

Rencananya terang Isnaini, KI akan ditata dengan melakukan penambahan pergolak alam (tanaman merabat) dan juga pondokan, yang dibangun ditengah kolam serta pembangunan turap yang terbuat dari kayu. “KI dipilih karena merupakan taman, yang sudah refresentatif sehingga perlu dikembangkan, apalagi saat ini KI belum gregret dan masih banyak perlu dibenahi,” ujarnya.

Di KI juga bebernya, akan dibangun air mancur menari dan sejumlah fasilitas lainnya. Pedagang yang ada di taman tersebut, juga akan ditata.  “Penataan disana menyesuai dengan kondisi di lapangan. Jangan sampai terlalu padat,”ujarnya.

Lebih jauh Isnaini menjelaskan, Palembang merupakan daerah yang tidak memiliki objek wisata alam. Padahal dua tahun belakangan, sejumlah kegiatan berskala nasional dan internasional digelar di Palembang.

Karenanya sebut Isnaini, perlu dilakukan pengembangan terutama kawasan terbuka hijau dan taman, dengan dilakukan penataan dan memperbanyak objek wisata. Sebab ini jelasnya, akan menjadi potensi wisata. “Pemkot akan terus berusaha menjadikan kota ini nyaman. Caranya dengan memperbanyak taman publik dan penghijauan,”sebutnya.

Tak hanya menambah dan menata taman, sejumlah fasilitas wisata juga akan dibangun misalnya hotel floting, yang akan dibangun dipinggiran  Sungai Musi tepatnya di Sekanak.

“Disana dinilai sangat tepat, karena berdekatan dengan tepian Sungai Musi. Selain itu, lokasinya sangat strategis karena berada kawasan wisata terpadu, yakni Benteng Kuto Besar (BKB), kantor ledeng,” tukasnya.

 

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster