Ciptakan Alat Pendeteksi Banjir, Haikal Purnama Siswa Berprestasi OKI

 239 total views,  2 views today

juara

KAYUAGUNG – Kabupaten OKI ternyata memang banyak anak-anak cerdas, setelah siswa-siswa yang berprestasi di ajang FL2SN tingkat provinsi. Kini tak ketinggalan nama Haikal Purnama, siswa SMPN 1 Kayuagung, yang berhasil meraih juara pertama lomba siswa berprestasi tingkat Kabupaten OKI tahun 2014, yang dilaksanakan di SMKN 1 Kayuagung beberapa waktu lalu.

Dibincangi di kediamannya di Desa Pedamaran VI, Ahad (11/5) anak keempat pasangan H Heri dan Hj Usnawani ini, sedikit bercerita tentang pengalamannya yang berhasil mengalahkan sekitar 23 peserta dari SMP se Kabupaten OKI.

Menurut dia, dalam ajang lomba siswa berprestasi tersebut, sistem penilaiannya terdiri dari tes tertulis, dan praktek. Untuk tes tertulis, kata Haikal meliputi mata pelajaran Fisika, Matematika, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Sedangkan untuk praktek, disini Haikal dan peserta lainnya dituntut memperagakan dan menjelaskan hasil karyanya dihadapan dewan juri.

“Dalam hal ini saya membuat alat pendeteksi banjir sederhana, kemudian hasil karya saya ini saya jelaskan cara kerjanya dihadapan dewan juri,” ia membeberkan.

Ujar Haikal, dia tidak menyangka bisa menang dalam lomba tersebut, karena menurutnya semua peserta banyak memiliki keunggulan.

“Apalagi dari siswa SMP IT, yang membuat karya alat pembangkit listrik tenaga angin, namun sayang ketika dia praktekkan salah satu lampunya tidak nyala,” ujarnya.

Guna menghadapi lomba bergengsi itu, Haikal mengaku hanya butuh persiapan seminggu. Itupun sempat kebingungan lantaran, guru pembimbingnya lagi cuti karena menikah.

“Persiapan sekitar satu minggu, sementara ibu guru yang membimbing saya, cuti karena menikah, untung saja, saya masih ingat apa saja yang pernah diarahkan beliau,” katanya yang juga sempat meraih juara kedua lomba kultum di Ponpes Bait Quran.

Disinggung apa saja resep yang membuatnya bisa berprestasi seperti sekarang ini? Hailkal mengatakan, dirinya mengatakan, setiap hari dirumah selalu mengulang pelajaran yang diberikan oleh gurunya di sekolah.

Sementara untuk persiapan ujian, menurut dia, dirinya tidak harus belajar semalam suntuk seperti kebanyakan anak-anak lainnya. Karena menurut dia, dengan mengulang pelajaran yang diberikan di sekolah, itu menjadi modal agar ilmu yang diberikan guru muda diingat.

 

TEKS    : DONI AFRIANSYAH

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster