Banyuasin tak Lagi Terima Honorer

 275 total views,  2 views today

Ilustrasi

Ilustrasi

BANYUASIN – Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat (BKD) Kabupaten Banyuasin, memastikan kalau Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin, tidak lagi menerima pegawai honorer. Karenanya masyarakat diminta tidak mudah percaya dengan oknum tertentu, yang menjanjikan bisa membantu bekerja sebagai honorer di lingkungan Pemkab Banyuasin.

Pernyataan ini disampaikan Kepala BKD Kabupaten Banyuasin, Meldi Sartono melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan dan Mutasi, Budiman, terkait adanya dugaan penipunan yang oknum anggota anggota DPRD Banyuasin. Dimana oknum itu mengaku, bisa membantu orang untuk bisa bekerja di Pemkab Banyuasin.

“Sejak diterbitkannya Surat Keputusan (SK) Bupati Banyuasin Nomor 800/284/BKD.PM/2014 tentang Larangan Penerimaan Tenaga Harian Lepas (THL), yang dikeluarkan 24 Februari lalu, rasanya tidak mungkin lagi bagi semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Banyuasin, untuk menerima tenaga honorer,” kata Budi, kemarin.

Menurut Budi, kalau sampai ada SKPD yang menerima tenaga honorer atau lainnya, maka semua konsekuensi pengangkatan tersebut harus ditanggung oleh SKPD bersangkutan. Konsekuensi dimaksud mulai dari pembayaran honor perbulan, maupun lainnya. Sebab dalam SK tersebut jelas Budi, sudah jelas larangan bagi semua SKPD untuk mengangkat pegawai honorer atau THL.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banyuasin, Merki Bakri Sekretaris Disdik, Zulkarnaen menerangkan, Disdik Banyuasin tidak mungkin lagi menerima tenaga honor baru, terlebih lagi setelah dikeluarkannya SK Bupati Banyuasin tentang larangan penerimaan THL. “Kita tidak mungkin berani untuk menerima THL dan sejenisnya, apalagi sudah ada SK bupati,” ucapnya.

Sebagai informasi, seperti diberitakan Kabar Sumatera sebelumnya, diduga oknum anggota DPRD Banyuasin, MN melakukan penipuan terhadap warga, dengan modus bisa membantu warga tersebut untuk bekerja sebagai THL di salah satu SKPD di lingkungan Pemkab Banyuasin, dengan imbalan uang dengan nilai tertentu.  MN sendiri, ketika di konfirmasi, beberapa handphone (HP) nya yang dihubungi tidak menjawab padahal saat itu HP milik MN dalam kondisi aktif.

 

TEKS              : DIDING KARNADI

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster