Polisi Periksa Pengeroyok Jihan

 227 total views,  2 views today

ilustrasi

ilustrasi

MUARA ENIM – Empat orang diduga pengeroyok almarhumah Jihan Salsabilah, yakni  An, Os, DI dan AD hari ini (Jumat) diperiksa Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kepolisian Resort Muaraenim.

Pemeriksaan empat pelaku ini dimulai sekitar pukul 09.00 WIB di Aula Polres Muaraenim. Pemeriksaan empat terlapor didampingi Ketua  Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Muaraenim yakni, Aisyah dan dua anggotanya, Ertika fitriyani dan Win Insani, Balai Pemesyarakatan (Bapas) Anak Lahat, serta masing orang tua terlapor.

Sementara itu,  penyidik PPA yang melakukan pemeriksaan empat terlapor ini yakni, Bripda Yunita dan Briptu Mareta.

Kasat Reskrim AKP Eryadi Yuswanto didampingi Kanit PPA Ipda Rusli membenarkan hari ini dilakukan pemeriksaan terlapor,An, Os, Di dan Ad.

Setelah pemeriksaan itu kata Eryadi, berlanjut akan dilakukan gelar perkara kasus, guna menyimpulkan hasil-hasil pemeriksaan untuk menentukan langkah berikutnya.

“Pemeriksaan An, Os, Di dan Ad dipastikan selesai hari ini, berlanjut dilakukan gelar perkara,” kata Eryadi.

Sebelumnya Unit PPA  telah melakukan pemeriksaan,orang tua korban, saksi-saksi seperti, orang yang memandikan korban,  teman korban, guru, kepsek SDN 14 Muaraenim serta dokter RSUD HM Rabain Muaraenim.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, seorang siswi kelas III.A SDN 14 Muaraenim, Jihan Salsabila (10), diduga tewas setelah dikeroyok oleh empat teman laki-lakinya sekelas, Senin (5/5/2014) sekitar pukul 02.00.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, dugaan kejadian pengeroyokan korban tersebut terjadi Rabu (30/4), sekitar pukul 09.15, ketika istirahat jam pertama belajar. Tanpa sebab yang jelas, korban ditendang oleh empat teman laki-lakinya.

Keesokan harinya, Jumat (2/5/2014), korban mengeluh kakinya sakit, ketika diperiksa oleh keluarga korban ternyata paha dan pinggang bagian kiri luka lebam. Kemudian Sabtu (3/5/2014), korban bersama orangtuanya dengan digendong mendatangi sekolah minta izin dengan pihak sekolah dan memberitahukan jika korban kakinya sakit.

 

Teks   : SISWANTO

Editor  : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster