Harga Sewa Kios dan Lapak Naik

 380 total views,  2 views today

Ilst. Suasana Di Pasar 16 Ilir Palembang

Ilst. Suasana Di Pasar 16 Ilir Palembang

PALEMBANG – Terhitung 1 Mei lalu, PD Pasar Palembang Jaya menaikkan harga sewa petak, los maupun kios yang ada di lima pasar tradisional di Palembang yakni, Pasar 16 Ilir, Lemabang, Cinde, KM5 dan Pasar Sekip Ujung.

“Kenaikannya tidak sampai 100 persen. Kecuali untuk Pasar 16 Ilir,” kata Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Palembang Jaya, Apriadi Ces Busri ketika dibincangi, Jumat (9/5).

Apriadi berharap, kesediaan para pedagang untuk membayar besaran kenaikan tersebut, karena menurutnya, jauh sebelum menaikan tarif sewa tersebut pihaknya sudah lama melakukan survei lapangan. “Selain itu, kami juga melakukan diskusi dengan ketua Asosiasi Pedagang Pasar Tradisional (APPT), dan alhamdulillah mereka setuju,” terangnya.

Apriadi menyebutkan, untuk rincian kenaikan sewa meliputi, sewa harian dan tahunan, misalnya Pasar 16 Ilir, karena pasar tersebut tipe A, maka di naikkan menjadi Rp 13.000, sebelumnya Rp 6.000.

“Sementara untuk tahunan di Pasar 16 Ilir, sebelumnya Rp 500 ribu, sekarang menjadi Rp 2,5 juta. Kenaikan yang cukup tinggi di pasar tersebut karena kami nilai sesuai, dengan perputaran uang disana,” sebutnya.

Apriadi mengaku, jika dibandingkan harga sewa antara pedagang dengan broker. Kenaikan tersebut tidaklah terlalu besar, pasalnya sewa tahunan yang dikenakan kepada para pedagang mencapai angka Rp 35 juta pertahun.

“Sementara setoran yang masuk ke PD Pasar hanya Rp 500 ribu pertahun, sebenarnya para pedagang tidak masalah, bahkan membayar Rp 10 juta saja mereka sanggup asalkan tidak ada lagi percaloan di pasar,” bebernya.

Apriadi berjanji, pihaknya berusaha untuk menekan permainan pasar tersebut,  karena sebutnya, sistem percaloan tersebut hanya menguntungkan broker. “Sekarang sistem sewa, tidak bisa lagi menyewa lebih dari satu petak,los maupun kios, sehingga tidak ada lagi calo yang bermain di Pasar-pasar Tradisional Palembang,” ulasnya.

Apriadi menambahkan, dengan adanya kenaikan harga sewa tersebut, pihaknya akan menyesuaikan, maksudnya fasilitas di pasar akan dilengkapi. “Misalnya kurang toilet, maka akan ditambah, kebersihan pasar  juga akan lebih dimaksimalkan lagi. Sehingga para konsumen lebih nyaman datang ke pasar,” tukasnya.

 

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster