Tiba-Tiba Tak Lulus CPNS, Yanti Andriani Menangis di Pemda OKI

 341 total views,  2 views today

Ilustrasi | Antarafoto.com

Ilustrasi | Antarafoto.com

KAYUAGUNG – Malang nasib dialami, Yanti Andiani, namanya yang semula dinyatakan lulus CPNS, tiba-tiba ditolak. Tak pelak disaat 167 CPNS yang dilantik oleh Bupati OKI, Iskandar SE, Kamis (8/5/2014) dirinya menangis di Pemda bersama ibunya yang mendampinginya.

Yanti, bersama ibunya usai pelantikan, langsung mendekati bupati OKI, untuk meminta kepastian akan nasibnya yang dinyatakan tidak lulus tersebut sambil berlinang air mata. Saat sejumlah wartawan mencoba memintanya bersuara, sayang keduanya tidak mau mmeberikan penjelasan seusai menemui bupati OKI,

“Tidak apa-apa, nanti saja kami berikan penjelasan” katanya sambil menangis dan memasuki mobil langsung meninggalkan kantor Pemkab OKI.

Yanti Andriani, merupakan CPNS jalur umum yang sebelumnya dinyatakan lulus CPNS, dia bersama CPNS lainnya berhasil meraih nilai tertinggi saat tes CPNS jalur beberapa waktu lalu.

Lulusan Universitas Sriwijaya yang mengajar di Palembang. Dia dinyatakan tidak lulus oleh pihak BKN dengan alasan karena usianya telah melampaui batas, diatas 40 tahun. Bila dilihat dari permasalahannya mengapa pihak BKN tidak dari dulu menyatakan kalau yang bersangkutan tidak lulus. Saat nendaftar CPNS via online. Dan data-datanya yang dilengkapi dinyatakan valid saat mendaftar jadi peserta. Sehingga berkesempatan ikut tes, dan dinyatakan lulus.

Kepala BKD OKI, Imam Sahuri, menjelaskan, Yanti Andriani, tidak lulus CPNS karena ditolak BKN, dia tidak memenuhi syarat jadi PNS karena umurnya tidak sesuai dengan PP nomor 9 tahun 2002 yang menyebutkan usia minimal seorang CPNS 18 tahun dan minimal 35 tahun atau 40 tahun bagi yang bekerja di instansi swasta yang berbedan hukum” Bukan kami yang menyatakan dia tidak lulus, tapi pihak BKN pusat” jelas Imam.

Ditambahkan, Kabag Humas Pemkab OKI, Dedi Kurniawan, ada kemungkinan yang menyebabkan Yanti tidak lulus, ditemukan ketidak singkronan data, dari biodata yang dia melamar melalui online, dengan berkas biodata yang dia kumpulkan ke BKD.

“Mungkin pertama dia dinyatakan lulus, namun ketika pihak BKN ingin memeriksa validasi berkasnya ternyata tidak cocok, jadi dengan terpaksa dibatalkan” ujar Dedi

Untuk diketahui data sebelumnya yang lulus tes CPNS jalur umum sebanyak 168, namun yang dilantik hanya 167, nama Yanti yang seharusnya masuk dalam pelantikan itu, tiba-tiba tidak ada, karena ditolak BKN pusat, dengan alasan terhalang usia sehingga tak memenuhi syarat untuk menjadi CPNS. Data tersebut juga sebelumnya sudah diumumkan dimedia masa.

 

 

TEKS       : DONI AFRIANSYAH

EDITOR    : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster