Sumsel Wakili Indonesia Di China-Asean Expo 2014

6 total views, 3 views today

Ilustrasi Pelabuhan Tanjung Api-Api

Ilustrasi Pelabuhan Tanjung Api-Api

PALEMBANG – Setelah DI Yogyakarta, kini giliran Sumatera Selatan (Sumsel), yang akan unjuk serta dalam pameran potensi daerah dalam ajang China – Asean Expo 2014, yang akan berlangsung di Guanzhi, China, September nanti.

Kepastian ditunjuknya Sumsel untuk mewakili Indonesia di ajang tersebut, disampaikan Direktur  Pengembangan Promosi dan Citra Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional, Kementrian Perdagangan (Kemendag), Pradnyawati, Kamis (8/5).

“Kenapa Sumsel dipilih, karena kita melihat Sumsel punya banyak potensi yang diperkirakan dapat menarik minat negara-negara peserta pameran yang utamanya China, negara yang sangat banyak penduduknya itu,” kata Pradnyawati  yang dibincangi usai mengikuti rapat pemantapan keikutsertaan Sumsel sebagai City of Charm pada pameran The 11th  China-Asean Expo (CA-Expo) 2014 Ghuangzi, China yang digelar di ruang rapat Bina Praja Kantor Pemprov Sumsel, Palembang, Kamis (8/6).

Dikatakan Pradnya, ajang ini tak lain untuk lebih meningkatkan jumlah ekspor Indonesia yang tahun belakang defisit hingga Rp 7 miliar lebih. Sebagai jualan utama,  Pelabuhan Laut Tanjung Api-api  (TAA), akan dijadikan daya tarik utama untuk menarik minat investor China, dan negara-negara peserta lainnya yang ikut serta pada event yang telah 11 kali digelar tersebut.

“Kami memperkirakan Pelabuhan TAA, akan menjadi primadona bagi investor untuk menanamkan investasinya. Itulah, kenapa Sumsel terpilih kali ini, untuk ikut di event tersebut,” sebutnya.

Tak hanya TAA, Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki Sumsel seperti Batubara, hasil pertanian seperti karet, kuliner dan hasil kerajinan seperti songket, diyakini akan jadi jualan Sumsel yang memikat investor.

“Ini kesempatan besar untuk menggaet mereka, apalagi memang potensi bisnis di Sumsel masih belum banyak diketahui oleh China. Jangan hanya produk China saja, yang masuk ke kita,” ujarnya.

Pradnyawati mencontohkan hasil yang didapat dari mengikuti China Expo 2013 lalu, yang diikuti oleh DIY. Selain tentang SDA yang lebih berbentuk barang, DIY berhasil mendapatkan bisnis kerjasama dengan China di bidang jasa. Yakni jasa pendidikan bahasa. Ahli bahasa Indonesia dibutuhkan oleh China, demikian juga sebaliknya.

“Nah dari Sumsel juga diharapkan bisa mendapatkan kerjasama bisnis seperti itu juga, tidak hanya dibidang jasa pendidikan bahasa, tapi bisa juga yang lain. Intinya potensi apapun bisa mendatangkan bisnis yang menguntungkan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumsel, Permana sangat antusias untuk mengikuti event ini, apalagi ditunjuk sebagai City of Charm mewakili Indonesia dari 12 negara peserta yang ikut serta di event tersebut. “Kehormatan bagi Sumsel, karena kesempatan ini tidak akan datang keduakaliny,” jelasnya.

Sesuai arahan Gubernur, Ia tengah mengumpulkan pihak terkait di kab/kota seSumsel untuk dapat berpartsipasi menonjolkan potensi bisnis di daerah masing-masing. “Saya harap kabupaten/kota , mengambil peranan untuk tampil di pameran tersebut. Baik itu peran pameran pavilium comodity, culture perpormance pariwisata, dan juga bisnis meetingnya. Yang diharapkan gubernur khusunya bisnis meetingnya, biar terjadi ikatan kerja antara china dan daerah-daerah di Sumsel,” tukasnya.

 

TEKS              : IMAM MAHFUZ

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com