Oknum Dewan Tipu Warga, Janjikan Kerja di Disdik Banyuasin

 247 total views,  2 views today

ilustrasi

ilustrasi

BANYUASIN – Prilaku tak terpuji kembali dipertunjukkan oleh wakil rakyat, kali ini salah satu oknum anggota DPRD Banyuasin dengan isinial MN, diduga telah melakukan penipuan terhadap Mursalin (22), warga Lubuk Rengas, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin.

Oknum wakil rakyat itu, menjanjikan bisa membantu korban untuk bekerja di salah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin, dengan status sebagai honorer.

Bantuan tersebut menurut Mursalin, tentu tidak gratis. Ia dimintai Rp 18 juta, sebagai imbalan jasa tersebut. “Ia menjanjikan saya bisa bekerja di Dinas Pendidikan (Disdik) Banyuasin, dengan imbalan Rp 18 juta,” terang Mursalin ketika dibincangi di kediamannya, Kamis (8/5).

Penipuan tersebut terang Mursalin, berawal saat adik oknum anggota dewan tersebut yakni RD, mendatangi kontrakannya. Saat itu jelas Mursalin, RD bercerita kalau ia diminta MN untuk mencari orang yang mau bekerja sebagai honorer di Disdik Banyuasin.

Ia pun terang Mursalin, tentu saja tertarik dengan tawaran tersebut. Imbalan yang diminta Rp 18 juta, disanggupinya. Uang tersebut jelasnya, dibayar olehnya secara bertahap. “Pertama kali saya serahkan uang Rp 5 juta, uang itu diambil oleh adiknya MN di rumah kontrakan saya. Terakhir pada 31 Desember lalu, saya memberikan uang Rp 3 juta yang langsung diambil MN,” bebernya.

Walau pun uang imbalan yang diminta sudah lunas, namun janji tersebut tak kunjung terealisasi. Sampai saat ini sebut Mursalin, ia tidak menerima panggilan untuk bekerja sebagai honorer di Disdik Banyuasin tersebut.

Menurut Mursalin Dirinya dijanjikan bisa bekerja sebagai tenaga honorer di Dinas Pendidikan,  namun setalah ditunggu-tunggu namun jawabanya Dinas Pendidikan tidak ada lowongan sehingga dirinya kembali dijanjikan bekerja di Dinas Pertambangan Kabupaten Banyuasin namun hingga saat ini belum juga ada panggilan.

“Karenanya pada 22 April lalu, penipuan ini saya laporkan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Pangkalan Balai dengan bukti lapor No : LP/B16/IV/2014/Sumsel/Ba. Saya berharap, kasus ini diusut tuntas oleh pihak berwajib,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Polsek Pangkalai Balai melalui Kepala Unit (Kanit) Reserse dan Kriminal (Reskrim), AKP Mardianto yang dikonfirmasi, membenarkan adanya laporan tersebut.

“Laporan itu, sudah kita terima. Bahkan kita sudah dua kali memanggil oknum anggota dewan tersebut. Namun yang bersangkutan belum juga memenuhi panggilan kita, secepatnya kita akan melakukan panggilan ketiga,” tukasnya.

 

TEKS            : DIDING KARNADI

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster