Kesal Uangnya Telah Habis, Kuswara Aniaya Selingkuhanya

Ilustrasi

Ilustrasi

PALEMBANG – Kuswara (38), warga Desa Darmo, Kelurahan Lawang Kidul, Kabupaten Tanjung Enim, diamankan anggota Polsek Kemuning di Terminal Alang-alang Lebar saat menunggu mobil travel tujuan Jambi, Kamis (8/5) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kuswara dibekuk berdasarkan laporan korban Rika Damayanti (21), warga jalan Sekip Bendung, Ganag Penghulu, NO 1290, RT 18, Kelurahan 20 Ilir DII, Kecamatan Kemuning, Palembang, dengan tuduhan penganiayaan.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun peristiwa penganiayaan terjadi pada Rabu (7/4) sekitar pukul 04.30 WIB, saat pelaku mendatangi kediaman orang tua korban di Sekip Bendung, Ganag Penghulu, No 1290, RT 18, Kelurahan 20 Ilir DII, Kecamatan Kemuning Palembang.

Setibanya di kediaman orang tua korban, pelaku yang sebelumnya sudah memberi tahu melalui SMS lalu mengetuk pintu rumah korban, mendengar ketukan itu korban langsung membuka pintu dan keduanya sempat ngobrol.

Setelah itu entah apa alasan keduanya terjadi cekcok mulut dan akhirnya pelaku menganiaya korban. Korban berusaha untuk melarikan diri.

Namun pelaku terus mengejar korban, pelaku pun berhasil memegang korban dan mengigit pinggul kiri korban sampai memar.
Usai melakukan penganiayaan tersebut pelaku langsung meninggalkan korban dan hendak kabur menuju Kota Jambi, namun keinginannya melarikan diri tak kesampaian, lantaran di jemput anggota Polsek Kemuning setelah mendapatkan laporan dari korban.

Saat ditangkap pelaku tidak melakukan perlawanan kepada petugas. Saat menjalani pemeriksaan Kuswara mengaku penganiayaan itu dilakukan lantaran kesal dengan ulah Rika, yang sudah tidak mau melayani dirinya.

“Dia itu selingkuhan saya, saya sudah lama selingkuh dengannya.  Gara-gara dia (Rika) uang saya habis, sudah banyak uang yang saya berikan dengan dia, apa-apa yang diminta selalu saya kasih, tapi giliran sekarang sudah tidak mau melayani saya lagi,” kata Kuswara.

Dilanjutkan Kuswara, Rika sudah cerai dengan suaminya, saat perselingkuhan itu terjadi, sehingga dirinya mau selingkuh dengannya. “Tapi saat itu saya pergoki masih berdua sama mantan suaminya, jadi saya kesal. Jujur saya kesal dengan dia, gara-gara dia uang saya habis, dan saya sempat ribut dengan istri saya,” ujar Kuswara.

Sementara itu Rika sebagai korban membantah apa yang dikatakan oleh Kuswara, dirinya mengatakan jika suami  Junis Yahputra belum pernah bercerai dengan dirinya.

“Dia bohong saya masih punya suami bahkan suami saya pernah ribut dengan pelaku gara-gara dia selalu menghubungi handphone saya. Saya juga tidak pernah dapat apa-apa darinya, semua yang dikatakan itu bohong,” ujar Rika singkat sembari meninggalkan Polsek Kemuning.

Kapolsek Kemuning Palembang, Ajun Komisaris Polisis (AKP) Nuraini, melalui Kanit Reskrim Inspektur Polisi Dua (Ipda) Yahya Roni membenarkan penangkapan tersbeut.

“Kita tidak bisa mengarahkan pada hukuman KDRT karena mereka bukan suami istri, berdasarkan keterangan pelaku korban merupakan selingkuhannya, namun pernyataan itu di bantah oleh korban,” kata Yahya.

Dilanjutkannya, kasus ini masih dalam pengembangan untuk mendapatkan hal yang sebenarnya, nanti akan kita periksa lebih dalam antara pelaku, korban dan saksi terkait.

Teks   : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com