Keluhkan Banjir Akibat Pembangunan Ruko, Warga Karang Jaya Datangi Pemkot

PALEMBANG – Puluhan warga Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara, RT 07 RW 05, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Gandus, Palembang, Kamis (8/5), mendatangi Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang.

Mereka mengeluhkan banjir yang kini menghantui kawasan tempat tinggalnya. Banjir tersebut menurut Hasni Nusantara, koordinator aksi (korak), disebabkan adanya pembangunan rumah toko (ruko) empat pintu. Ruko tersebut berdiri atas lahan yang dulunya rawa-rawa,” kata Hasbi yang dibincangi usai aksi.

Sebelum ruko itu berdiri sebut Hasbi, banjir tidak pernah terjadi. Namun sejak ruko tersebut dibangun, air menggenangi pemukiman warga. Hal itu diduga, karena rawa-rawa yang ditimbun dan diperparah dengan tidak adanya saluran air sehingga air tidak bisa mengalir. “Akibatnya, warga mengalami kerugian sangat signifikan. Sebab tanaman milik warga mati, karena terendam banjir,” keluhnya.

Hasbi menduga, ruko itu tidak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB). Karena jika memiliki IMB tidak mungkin sebutnya, banjir akan menggenangi pemukiman warga. Kalau IMB ada, ia yakin itu didapatkan dengan cara tidak benar. “Selain itu, bangunan tersebut berdiri diatas jalur hijau, itu kan menyalahi aturan,” ujarnya.

Karenanya ia mendesak Wali Kota Palembang, untuk merobohkan ruko tersebut. Wali kota juga diminta untuk memanggil Kepala Dinas Tata Kota, untuk mempertanggungjawabkan. “Pemkot juga harus melakukan investigasi dan mengevaluasi, seluruh bangunan di Palembang, karena banyak yang salahi aturan,” ulasnya.

Menanggapi ini, Asisten I Pemkot Palembang, Sinta Raharja, belum bisa memastikan untuk memenuhi tuntutan tersebut. “Yang pasti, kita akan memanggil Kepala Dinas Tata Kota, terlebih dahulu untuk meminta klarifikasi terkait pembangunan bangunan tersebut,” tukasnya.

 

TEKS           : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com