Dituding PKI, Julianto Lapor Polisi

 273 total views,  2 views today

ilustrasi

ilustrasi

MUARAENIM – Tidak senang dituding sebagai PKI, Julianto Pawit (42), karyawan PT Medco EP melaporkan Muslim (38), warga Desa Aur Duri ke Kepolisian Resort (Polres) Muaraenim, kemarin.

Dalam laporannya Julianto menyebut, persoalan itu berawal dari tuntutan Muslim, dkk kepada perusahaan tempatnya bekerja atas pembangunan Jembatan Sungai Besar yang dibangun PT Medco di Desa Aur Duri, Kecamatan Rambang Dangku, Muaraenim, pada September 2013 lalu.

“Mereka menuding akibat pembangunan jembatan tersebut, menyebabkan terendamnya 25 hektar lahan milik sembilan warga. BLH dan Dinas PU BM Kabupaten Muaraenim, kemudian menurunkan tim untuk mengecek kebenaran tersebut. Ternyata, lahan yang disebutkan tersebut berada tiga kilometer dari hulu jembatan. Air yang mengalir Sungair Air Besar yang melintasi jembatan yang dibuat oleh PT Medco itu, juga mengalir lancar tidak ada hambatan,” bebernya.

Ia pun kemudian terang Julianto, ditunjuk oleh perusahaan tempatnya bekerja untuk menginventarisir lahan warga yang terendam banjir. Saat pembuatan berita acara inventarisasi itu,  Muslim, dkk mendesak PT Medco untuk membayar ganti rugi kepada warga.

“Kami belum bisa memenuhi, karena harus melaporkan dahulu ke manajemen dan pimpinan serta SKK Migas. Ternyata jawaban saya itu, membuat Muslim tidak senang dan langsung menunjuk saya di depan umum seraya menuding saya sebagai PKI,” jelasnya.

Kepala Polres Muaraenim, AKBP Mohamad Aris melalui Kepala Satuan (Kasat) Reskrim, AKP Eryadi didampingi Kanit Pidum, Ipda Acep saat dihubungi, membenarkan adanya laporan tersebut. “Laporannya sudah kita terima, kemarin kita sudah meminta keterangan beberapa saksi,” ucap Eryadi.

Sementara itu, Muslim saat di konfirmasi membantah kalau ia pernah menuding pelapor dengan tuduhan sebagai PKI. Ia sebut Muslim, hanya memprotes pelapor yang terkesan mengadu domba antar masyarakat seperti cara-cara PKI.  “Saya sudah dimintai keterangan oleh penyidik di Mapolres Muaraenim, untuk jelasnya bisa tanyakan langsung ke kuasa hukum saya,” tukasnya.

 

TEKS           : SISWANTO

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster