Pro Kontra Ujian Nasional

 322 total views,  2 views today

ilustrasi UN

ilustrasi UN

HARI-hari ini anak-anak kita yang tengah menempuh pendidikan di level SMP dan sederajat tengah mengikuti ujian nasional. Pelaksanaan UN tersebut sejak awal memang memantik kontroversi pro dan kontra. Menyikapi hal itu ada baiknya kita menyimak pernyataan mantan wakil presiden Jusuf Kalla menyatakan Ujian Nasional harus dipertahankan untuk menyetarakan kualitas pendidikan secara nasional dan ia menolak jika itu dihapus dan diserahkan ke daerah masing-masing.

Menurut dia hanya saja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan harus mampu bersinergi dengan pemerintah di berbagai daerah, Kita juga memandang memang benar saat ini adalah zaman otonomi daerah, namun bukan berarti dunia pendidikan harus disetarakan berdasarkan daerahnya masing-masing. Untuk itu intinya ujian serentak secara nasional itu memang harus ada namun pelaksanaannya harus lebih baik dan optimal sehingga dapat meningkatkan mutu dan kualitas para pelajar. Pelaksanaannya di dearah harus matang. Kalau muncul pro dan kontra terkait Ujian Nasional hal yang wajar di negara demokrasi, namun UN tetap harus berjalan agar dapat melihat kualitas pendidikan secara nasional.

Bukankah jika tidak ada Ujian Nasional, maka akan sulit melihat standar pendidikan di suatu daerah dan pemerintah sendiri akan kesulitan untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang diketahui tidak merata. Apalagi kenyataan suatu hal yang sangat sulit untuk dipungkiri bahwa disparitas pendidikan kita masih sangat senjang antara suatu daerah dengan daerah lainnya.

Atau antara perkotaan dan pedesaan. Oleh karena itu tujuan dilaksanakannya UN adalah untuk mengukur tingkat pendidikan secara nasional sampai ke daerah. Daerah mana saja yang tingkat kualitas pendidikannya rendah maka akan ketahuan setelah ujian itu. Kondisi itu menjadi tugas pemerintah untuk secara bersama-sama meningkatkannya.

Hal –hal lain yang perlu diminimalisir adalah banyaknya kecurangan yang terjadi pada elaksanaan UN. Baik itu berkaitan dengan bocornya soal-soal sampai dengan beredarnya kunci jawaban yang terjadi beberapa waktu lalu. Kepada pelakunya kita mengharapkan agar diusut secara tuntas dan dijatuhi hukuman yang setimpal. Sebab mereka telah merusak tatanan pendidikan yang sedang kita bangun.

Sebab jika itu dibiarkan maka kita sangat khawatir mereka yang lulus ujian itu tak lebih sebagai pecundang yang membohongi mereka sendiri. Semoga kejadian buruk ini tak terulang lagi dari waktu ke waktu dan peningkatan kualitas pendidikan dapat kita lakukan.

(Sarono P Sasmito)





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster