Jalinsum Dialihkan Sementara, PTBA Bangun Jembatan KA

 450 total views,  2 views today

Ilustrasi Kereta Batubara PTBA | Ist

Ilustrasi Kereta Batubara PTBA | Ist

MUARA ENIM – Arus lalu-lintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di Desa Lingga, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim, akan dialihkan sementara waktu. Hal itu disebabkan adanya pembangunan jembatan rel kereta api (KA), untuk  angkutan batubara double track milik PT Bukit Asam (BA), yang dimulai, Rabu (7/5/2014).

Agus Hasanudin, pimpinan proyek (Pimpro) pembangunan jembatan tersebut menyebut, jembatan itu dibangun di lahan seluas 10 hektar. Lahan tersebut, sebelumnya sudah dibebaskan oleh PT BA dari warga.

Jembatan ini jelas Agus, akan melintasi jalan raya dan sungai. Jembatan tersebut akan menuju ke stasiun pengisian batubara TLS 1 dan TLS 2. “Ada dua jembatan yang kita bangun yang akan melintasi jalan dan sungai. Untuk yang melintasi sungai, panjangnya 101 meter. Semnetara yang melintasi jalan panjangnya 25 meter, sementara lebar kedua jembatan itu masing-masing 23 meter,” terang Agus.

Ia menyebut, dengan adanya pembangunan jembatan ini tentunya akan berdampak pada pengalihan jalan lintas untuk sementara waktu. Namun begitu, pelaksana proyek sudah mempersiapkannya dengan pembangunan jalan pengganti, agar tidak mengganggu aktivitas pengguna jalan.

“Nanti jalan sementara kita alihkan, dengan membuat jalan lingkar sepanjang 300 meter. Jalan lingkar tersebut, akan kita bangun dengan kualitas konsturuksi yang sama dengan jalan aslinya. Bahkan, kita usahakan lebih bagus lagi,” ucapnya.

Sementara itu, General Manager (GM) Unit Pertambangan Tanjung Enim (GM UPTE) PT Bukit Asam, Wibisono menerangkan, pembangunan jembatan KA double track ini, sebagai upaya PT BA untuk meningkatkan kegiatan produksi batubara.

“Dengan selesainya jembatan itu, kita harapkan nantinya jumlah jumlah angkutan batubara yang akan dikirim ke Palembang maupun Lampung, akan meningkat. Sehingga dari kapasitas produksi kita saat ini mencapai 15 juta ton, diharapkan bisa meningkat menjadi 25 juta ton,”kata Wibisono.

Jembatan itu jelasnya, dibangun oleh PT Karya (Persero) Tbk. Diprakirakan pembangunan jembatan ini, akan selesai pada April tahun 2015 mendatang. “Kami berharap dukungan dari masyarakat dan pemerintah, dengan pembangunan jembatan ini,” harapnya.

 

TEKS           : SISWANTO

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster