Raskin tak Lagi Diterima, Warga Rantau Banyur Datangi Dewan

 232 total views,  2 views today

ilustrasi jatah raskin

ilustrasi jatah raskin | Ist

BANYUASIN – Warga Desa Rantau Bayur, sudah beberapa bulan terakhir ini tidak lagi menerima beras miskin (raskin). Karenanya, puluhan warga, kemarin mendatangi DPRD Banyuasin.  Kedatangan puluhan warga Desa Rantau Banyur termasuk Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) itu, untuk menemui komisi IV DPRD Banyuasin, guna melaporkan nasib mereka.

“Sejak tahun 2014 ini, masyarakat Desa Rantau Bayur tidak pernah lagi mendapatkan raskin, ” kata Nacung, kordinator masyarakat Rantau Bayur saat rapat bersama dengan Komisi IV DPRD Banyuasin, kemarin.

Menurut Nacung, warga Rantau Bayur tidak lagi menerima raskin tersebut karena adanya perubahan data, penerima raskin yang diperoleh desa tersebut. Menurutnya, warga sebenarnya tidak mempermasalahkan kalau berkurangnya penerima raskin itu hanya beberapa orang saja.  “Kalau berkurangnya hanya beberapa persen, saya rasa hal yang cukup wajar. Namun kalau perubahan itu hingga hampir keseluruhan ,itu hal yang mustahil,” ucap Nacung.

Diterangkan Nacung, sesuai data yang ia dapat, penerima raskin untuk Desa Rantau Banyur pada tahun sebelumnya yakni 2012 dan 2013 berjumlah 668 orang. Namun di 2014, jumlah warga penerima raskin hanya 24 orang.

“Karena itu, kami mengadukan ini ke dewan. Kami berharap, dewan memanggil dinas terkait dengan harapan data penerima raskin di desa kami, kembali seperti semula yaitu 668 orang Kepala Keluarga (KK),” ujarnya.

Menanggapi ini, anggota Komisi IV DPRD Banyuasin, Matnawir menyebut belum bisa memastikan data penerima raskin di Desa Rantau Bayur tersebut akan kembali seperti semua. Sebab perubahan data penerima raskin ini bebernya, terjadi hampir di seluruh desa di Banyuasin.

“Tetapi persoalan ini, akan kita perjuangkan ke dinas terkait.  Saya harap warga bersabar hingga kami menyelesaikan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), setelah itu kami akan memanggil dinas terkait untuk menyelesaikan persoalan ini,” tukasnya.

 

TEKS            : DIDING KARNADI

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster