Muzakir Kecewa PNS Terlibat Narkoba

28 total views, 3 views today

Bupati Muaraenim, Ir H Muzakir Sai

Bupati Muaraenim, Ir H Muzakir Sai Sohar

MUARA ENIM – Tertangkapnya seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya (CK) Kabupaten Muaraenim, Eko Sahbani oleh polisi bersama temannya seorang pengacara, Adi Zulianto, saat sedang mengisap sabu-sabu, Jumat (2/5) lalu di kediaman Eko di Kelurahan Air Lintang, Kecamatan Muaraenim, membuat Bupati Muaraenim, Muzakir Sai Sohar, kecewa.

Orang nomor satu di Muaraenim ini menyebut, perbuatan itu tidak layak dilakukan seorang PNS. “Saya kecewa, saya tidak akan membela. Secara hukum semuanya diserahkan dengan polisi. Bila di hukum berat mungkin yang bersangkutan bisa dipecat sebagai PNS,” kata Muzakir, Selasa (6/5/2014).

Dihadapan para kepala dinas, badan, kantor di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaraenim, Muzakir meminta agar kejadian seperti ini, tidak terulang lagi. Jika masih ada PNS dilingkungan Pemkab Muaraenim, yang tertangkap menggunakan narkoba maka, akan ditindak tegas.

“Kasus ini hendaknya dijadikan cerminan bagi para PNS lain. Jika ditangkap polisi tidak ada toleransi sama sekali, siap-siap untuk dipecat. Sebab bagi PNS, naïf jika menjadi pencandu. Harusnya pikirkan keluarga, isteri dan anak,” ujar Muzakir.

Muzakir juga meminta, kepada Wabup H Nurul Aman SH sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Muaraenim, untuk melakukan sidak atau pengecekan kepada para PNS, agar tidak terkontaminasi dengan narkoba. “Saya harapkan tidak ada lagi, PNS yang tertangkap polisi hanya gara-gara narkoba,” pesan Muzakir.

Sementara itu, Kepala Dinas PU CK Kabupaten Muaraenim, H Ramlan Suryadi mengaku, sebagai atasan langsung yang bersangkutan, ia sudah menasehati korban. Tetapi yang bersangkutan terangnya, masih saja menjadi pemuja barang haram tersebut.  “Kalau sudah tertangkap polisi, apa yang harus diperbuat. Semua permasalahan hukum diserahkan ke polisi,” ucap Ramlan.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Hj Herawati mengatakan, status PNS, Eko Sahbani nantinya akan diberhentikan sementara waktu, sembari menunggu putusan pengadilan yang bersifat tetap.

 

TEKS           : SISWANTO

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com