Bandar Sabu “Nyabu” di Sel, Sabu Diduga di Pasok Istri Tersangka

 268 total views,  2 views today

ilustrasi

ilustrasi

INDERALAYA – Mendekam di balik jeruji Polsek Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir (OI), ternyata tidak membuat Zauhari (41), bertaubat. Pasalnya, warga 8 Ulu, Palembang yang terjerat  kasus penipuan ini nekat nyabu bersama kawan satu selnya, Azwar (20), Tanjung Temiang, Tanjung Raja, yang tersandung kasus 363, pencurian.

Alhasil, tersangka yang juga disinyalir sebagai bandar besar sabu harus kembali berurusan dengan polisi. Setelah digeledah di dalam sel, petugas menyita dua paket sabu dan alat hisap. Tersangka masih bungkam prihal siapa yang memasok sabu dan alat hisap ke dalam sel tahanan.

Namun sayangnya, lolosnya dua paket sabu ke dalam sel tahanan Polsek Tanjung Raja lolos dari pantauan petugas. Kini, petugas tengah memburu pemasok barang haram terhadap tersangka Zauhari yang mendekam di sel Polsek tanjung Raja.

Informasi yang dihimpun, tertangkapnya tersangka menyimpan sabu di sel berawal dari kecurigaan petugas kepada tersangka dengan gerak-gerik serta aktivitas di malam hari. Petugas lalu melakukan pengintaian terhadap tersangka. Namun sayang, malam itu petugas tidak melihat aktifitas yang mencurigakan.

Namun, pada Senin (5/5) kemarin, petugas kembali mengintai tersangka dari balik sel. Saat dilihat, petugas memergoki tersangka dan teman satu selnya yang terjerat kasus pencuri getah karet di perusahaan milik Rusdi Taher sedang mengkonsumsi sabu.

Petugas pun langsung menggrebeknya. Setelah digeledah, petugas mendapati dua paket sabu kecil seharga Rp 400 ribu serta alat hisap sabu yang diseludupkan ke dalam sel. Disinyalir, masuknya sabu tersebut berbarengan dengan makanan yang diterima tersangka yang diselipkan disela-sela makanan.

Temuan tersebut kini dilimpahkan ke Satnarkoba Polres Ogan Ilir dan dilajutkan dengan pengembangan penyelidikan.

Kapolres OI, AKBP Asep Jajat Sudrajat melalui Kapolsek Tanjung Raja, AKP Zaldi didampingi Kasatnarkoba AKP Ihksan mengatakan, penangkapan berawal dari kecurigaan petugas dengan gerak-gerik tersangka.

“Kita awalnya sudah curiga lalu kita intai. Kita juga sudah sita HP milik tersangka yang diseludupkan. Setelah kita sita HP tersebut, untuk kedua kalinya HP tersangka da lagi hingga kita sita ketiga kalinya. Setelah di cek ada transaksi sabu. Kita lalu intai aktifitas dan ternyata mau nyabu dan kita amankan. Setelah digeledah, kami temukan dua paket sabu dan alat hisap (bong),” ungkap Kapolsek Tanjung Raja.

Kapolsek menambahkan, sabu tersebut diduga diselipkan di dalam makanan yang dibawa pengunjung. “Namun kita tidak mengetahuinya. Tapi kini kita buru pemasok sabu tersebut. Tersangka juga disinyalir sebagai bandar sabu,” tegasnya.

Tersangka Zauhari mengakui, barang tersebut adalah miliknya. Namun, sayang Zauhari bungkam tentang identitas pemasok sabu tersebut.

“Memang ini sabu saya, tapi saya tidak tahu siapa yang kirimnya, saya cek ternyata sudah ada,” kilahnya.

 

Teks : Junaedi Abdillah

Editor : Imron Supriyadi

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster